- Pengelola transportasi publik Jakarta (LRT, KRL, MRT) izinkan penumpang batal puasa di dalam perjalanan selama Ramadan 2026.
- LRT Jabodebek membatasi konsumsi hingga pukul 19.00 WIB dengan makanan ringan saja; KRL juga menerapkan toleransi serupa.
- MRT Jakarta memberi waktu maksimal sepuluh menit setelah Maghrib untuk berbuka di dalam kereta dengan batasan menu spesifik.
Suara.com - Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, pengelola transportasi publik di wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali memberikan kebijakan khusus bagi para penumpang.
Pengguna moda transportasi seperti LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, hingga MRT Jakarta kini diberikan kelonggaran untuk membatalkan puasa di dalam rangkaian kereta maupun area stasiun.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk toleransi dan peningkatan layanan agar masyarakat tetap nyaman dalam menjalankan ibadah tanpa terhambat jadwal perjalanan.
Namun, terdapat sejumlah batasan teknis mengenai jenis makanan dan durasi waktu yang wajib dipatuhi demi kenyamanan bersama.
Aturan di LRT Jabodebek: Maksimal Hingga Pukul 19.00 WIB
Pihak LRT Jabodebek mengizinkan penumpang untuk mengonsumsi makanan dan minuman ringan mulai dari waktu adzan Maghrib hingga batas akhir pukul 19.00 WIB.
Manager Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menekankan bahwa jenis konsumsi yang diperbolehkan hanya terbatas pada makanan yang praktis.
"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," jelas Radhitya dalam pernyataan resminya, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, LRT Jabodebek tetap beroperasi secara optimal dengan jadwal sebagai berikut:
Baca Juga: Awal Ramadan Beda Lagi, Pakar Ungkap Mengapa Muhammadiyah Lebih Dulu Tetapkan Puasa
- Hari Kerja (Weekday): 430 perjalanan per hari.
- Akhir Pekan & Libur Nasional: 270 perjalanan per hari.
- Fasilitas Tambahan: Tersedia dispenser air minum gratis di seluruh stasiun bagi pengguna.
Senada dengan LRT, KAI Commuter juga memberlakukan relaksasi serupa. Penumpang KRL diperbolehkan membatalkan puasa saat berada di dalam gerbong.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengimbau agar penumpang tetap bijak dalam memilih menu berbuka agar tidak mengganggu penumpang lain.
Petugas di lapangan akan secara aktif menginformasikan waktu berbuka melalui pengeras suara di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station yang bisa digunakan penumpang untuk mengisi ulang botol minum (tumbler) secara gratis.
MRT Jakarta menerapkan aturan yang sedikit lebih spesifik. Penumpang diizinkan berbuka di area berbayar stasiun maupun di dalam kereta, namun dengan batasan waktu yang ketat.
Berdasarkan informasi resmi dari @mrtjktinfo, penumpang hanya diberikan waktu maksimal 10 menit setelah adzan Maghrib untuk membatalkan puasa jika berada di dalam rangkaian kereta.
Berikut adalah poin utama aturan di MRT Jakarta:
- Boleh: Air mineral dalam tumbler dan makanan ringan (seperti kurma).
- Dilarang: Nasi dengan lauk pauk, makanan cepat saji (fast food), dan minuman selain air putih.
- Kewajiban: Menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah kemasan di dalam kereta.
Para pengguna transportasi publik sangat disarankan untuk membawa kembali sampah mereka dan membuangnya di tempat sampah yang telah disediakan di stasiun tujuan.
Berita Terkait
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
Sejarah dan Asal-usul Nama Salat Tarawih dalam Islam
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Masjid Istiqlal Dipenuhi Jemaah pada Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 Hijriah
-
Dewi Perssik Kejar Setoran di Ramadan, Biar Bisa Tetap Berbagi
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Harganya Makin Murah
-
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya
-
Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan
-
Daftar Pemutihan Pajak Kendaraan Semua Daerah Februari 2026
-
Intip Kondisi Keuangan MPPA, Saham Layak Dibeli saat Ramadan?
-
Koperasi Merah Putih Akan Lemahkan Ketahanan Ekonomi Desa
-
Koperasi Merah Putih Telan Anggaran Jumbo, Desa Tak Bisa Biayai Layanan Dasar
-
Mengapa Beberapa Pullback Pulih Memberi Isyarat Sesuatu yang Lebih Besar dalam Dagangan Forex
-
Dasco Tengahi 2 Menteri Beda Pendapat soal Dana Rehab Aceh: Nah, Salaman Dulu Dong