- IPC TPK optimalkan layanan hadapi kenaikan arus barang saat Ramadan.
- Penambahan 2 unit RTGC di Tanjung Priok untuk percepat bongkar muat petikemas.
- Perawatan alat dan pola kerja adaptif demi kelancaran rantai pasok nasional.
Suara.com - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) bergerak cepat memperkuat kesiapan operasional saat bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume barang, terutama kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat yang biasanya meroket selama bulan puasa.
Anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas ini mengoptimalkan seluruh fasilitas terminal demi menjamin distribusi logistik nasional tetap lancar, aman, dan tepat waktu.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary mengungkapkan bahwa periode Ramadan selalu membawa dinamika unik dalam pola distribusi barang. Oleh karena itu, perusahaan telah menyiapkan strategi khusus untuk menjaga produktivitas bongkar muat di seluruh area operasional.
"Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadan. Kami ingin memastikan peningkatan kebutuhan masyarakat tidak terkendala di sisi terminal," ujar Pramestie dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menambah 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok. Penambahan alat ini bertujuan meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas di lapangan penumpukan lini 2.
Dengan armada baru ini, proses receiving dan delivery diharapkan lebih cepat, sehingga potensi kepadatan saat arus barang memuncak dapat diminimalisir.
Tak hanya soal fisik, IPC TPK juga menerapkan pola kerja adaptif. Perusahaan memanfaatkan golden time waktu di mana tidak ada aktivitas kapal—untuk melakukan perawatan preventif pada seluruh peralatan.
"Ketersediaan spare part juga dipastikan aman untuk menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional yang tidak diinginkan," tambah Pramestie.
Selain itu, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan di lapangan diperketat guna memastikan produktivitas tetap tinggi tanpa mengabaikan keselamatan para petugas yang bertugas selama bulan Ramadan.
Baca Juga: Diskon Ramadan: Menakar Batas Antara Kebutuhan dan Godaan Konsumsi
Saat ini, IPC TPK beroperasi di enam area strategis, yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Pontianak, Panjang, Palembang, Teluk Bayur, dan Jambi. Dengan integrasi sistem yang mumpuni, IPC TPK optimistis rantai pasok nasional tetap andal di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan