Bisnis / Keuangan
Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:13 WIB
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Baca 10 detik
  • Rupiah menguat tipis pada Jumat, 20 Februari 2026, ditutup di Rp 16.888 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
  • Penguatan rupiah ini terjadi karena adanya intervensi Bank Indonesia yang bertujuan menstabilkan mata uang dianggap *undervalued*.
  • Kekuatan rupiah diprediksi tidak bertahan lama sebab neraca transaksi berjalan Indonesia kembali defisit pada kuartal keempat 2025.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah menguat tipis pada penutupan, Jumat, 20 Februari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.888 per dolar Amerika Serikat (AS).

Penguatan ini membuat mata uang garuda masuk di zona hijau dan naik 0,03 persen dibanding penutupan pada Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp 16.894 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.885 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah karena Bank Indonesia (BI) mulai intervensi.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Rupiah berhasil berbalik menguat tipis terhadap dolar AS oleh usaha BI yang meningkatkan intervensi menstabilkan Rupiah yang dinilai masih undervalued," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Lukman menambahkan, jika tidak ada intevensi, rupiah sebenarnya masih tertekan oleh penguatan dolar AS.

"Penguatan rupiah tidak bertahan lama karena  data menunjukkan neraca transaksi berjalan Indonesia kembali ke defisit di kuartal keempat 2025," jelasnya.

Sedangkan rupiah menguat Bersama ringgit Malaysia dan won Korea, dengan penguatan masing-masing 0,4 persen, 0,12 persen dan 0,06 persen.

Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia masih melemah terhadap dolar AS sore ini. Rupee India mencatat pelemahan terdalam yakni 0,33 persen, disusul yen Jepang yang melemah 0,30 persen.

Baca Juga: Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908

Diikuti oleh peso Filipina melemah 0,26 persen, dolar Taiwan melemah 0,23 persen. Lalu, dolar Singapura melemah 0,09 persen, baht Thailand melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Saat ini, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 97,92.

Load More