- IKAPPI melaporkan kenaikan harga bahan pokok di Jabodetabek terjadi pada awal Ramadan, terutama cabai rawit merah.
- Cabai rawit merah mencapai harga tertinggi di atas Rp100.000 per kilogram, sementara bawang merah di atas Rp50.000 per kilogram.
- Harga daging sapi mendekati Rp150.000 per kilogram, sementara ayam dan telur juga mengalami kenaikan harga signifikan.
Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) melaporkan sejumlah harga bahan pokok di wilayah Jabodetabek mengalami kenaikan pada awal Ramadan. Lonjakan paling tinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang kini sudah menembus angka di atas Rp100 ribu per kilogram.
Sekretaris Jenderal IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengatakan kenaikan harga terjadi di berbagai komoditas pangan utama yang dipantau pedagang di pasar.
"Beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan antara lain cabai rawit merah. Ini cabainya sudah pedas sekali, tembus di angka Rp 107 Ribu - Rp108 ribu per kilo,” kata Reynaldi kepada Suara.com, Jumat (20/2/2026).
Ia menyebut cabai merah besar dan cabai merah keriting juga ikut naik dan kini berada di kisaran puluhan ribu rupiah per kilogram.
"Cabai merah besar dan yang merah keriting ini hampir sama, di kisaran Rp 57 ribu per kilo,” ujarnya.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang. Reynaldi menyebut bawang merah saat ini sudah menyentuh angka di atas Rp 50 ribu per kilogram.
"Bawang merah kita sudah di Rp 51 ribu. Kemudian bawang putih ini yang mengkhawatirkan karena 100 persen kita impor dari China. Faktanya bawang putih kita masih di angka Rp 42 ribu sampai Rp 42.500 per kilonya," ucapnya.
Selain sayuran, harga daging juga disebut mengalami lonjakan cukup tajam. Ia mengatakan harga daging sapi di pasar saat ini sudah mendekati Rp150 ribu per kilogram.
"Daging ini bahkan per hari ini, per detik ini, menyentuh angka Rp 143 ribu per kilonya,” kata Reynaldi.
Baca Juga: Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal
Untuk komoditas protein lainnya, harga ayam dan telur juga tercatat naik. Ia menyebut ayam berada di kisaran Rp 47 ribu per kilogram sementara telur sudah menyentuh Rp 32 ribu per kilogram.
"Terakhir ada ayam dan telur. Ayam ini sudah di kisaran Rp 47 ribu dan telur di Rp 32 ribu,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
-
Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil
-
Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal
-
Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra
-
Smart Home Makin Diminati, Konsumen Lebih Mudah Nikmati Pengalaman Smart Living
-
Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS
-
Lebih dari 500 Regulasi Kepung IHT, Ancaman PHK dan Kemiskinan Mengintai
-
Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal
-
RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing
-
RI Keok! CELIOS Bongkar Borok Perjanjian Dagang Prabowo-Trump