Suara.com - Guna memfasilitasi penukaran uang jelang Idul Fitri, Bank Indonesia (BI) secara resmi kembali membuka layanan penukaran uang Rupiah pecahan kecil.
Masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru dengan kondisi fisik yang segar dapat memanfaatkan platform PINTAR BI untuk melakukan pemesanan. Layanan ini dijadwalkan mulai menerima registrasi pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Program tahunan ini bertujuan untuk memastikan distribusi uang layak edar merata hingga ke berbagai pelosok melalui layanan kas keliling yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.
Jadwal Resmi Pemesanan dan Penukaran Uang Baru 2026
Bank Indonesia menerapkan sistem pembagian wilayah guna menjaga ketertiban proses pemesanan melalui situs PINTAR. Berikut adalah detail jadwal yang perlu dicatat oleh calon penukar:
1. Wilayah Pulau Jawa
Akses Pemesanan: Mulai 26 Februari 2026 (08.00 WIB).
Waktu Operasional Kas Keliling: 28 Februari hingga 15 Maret 2026.
2. Wilayah Luar Pulau Jawa
Akses Pemesanan: Mulai 27 Februari 2026 (08.00 WIB).
Waktu Operasional Kas Keliling: 28 Februari hingga 15 Maret 2026.
Baca Juga: Penyesuaian Jadwal Penukaran Uang via PINTAR BI Pekan Ini, Kuota 254.800 Paket
Melalui portal PINTAR BI, Anda memiliki keleluasaan untuk menentukan titik lokasi kas keliling, menyesuaikan tanggal penukaran, serta memilih jenis layanan selama kuota pada sistem masih tersedia.
Mengingat tingginya antusiasme warga, kuota sering kali habis dalam waktu singkat setelah pembukaan pendaftaran.
Tahapan Registrasi Online Melalui Link PINTAR BI
Proses penukaran uang tahun ini mewajibkan masyarakat untuk mendaftarkan diri secara daring terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengamankan kuota Anda:
- Kunjungi situs resmi di https://pintar.bi.go.id.
- Masuk ke ruang tunggu (waiting room) digital jika volume pengunjung sedang padat.
- Klik pada opsi "Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling".
- Tentukan provinsi dan pilih titik lokasi kas keliling Bank Indonesia yang terdekat.
- Pilih slot waktu atau jadwal yang masih tersedia.
- Input data identitas secara akurat (NIK, Nama Lengkap, Nomor Ponsel, dan alamat Email).
- Tentukan rincian jumlah lembar uang berdasarkan pecahan yang tersedia sesuai batas ketentuan.
- Simpan dan unduh bukti reservasi. Bukti ini memuat kode booking yang wajib ditunjukkan saat mendatangi lokasi.
Ketentuan Syarat dan Batas Maksimal Penukaran
Demi pemerataan distribusi, Bank Indonesia menetapkan limitasi jumlah uang yang dapat ditukarkan oleh setiap individu.
Berita Terkait
-
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Lewat Aplikasi PINTAR BI, Jangan Sampai Terlambat!
-
Panduan Lengkap Penukaran Uang Baru di BRI, BCA dan BNI
-
SERAMBI 2026 Resmi Dibuka! Begini Cara Tukar Uang Baru BI Jelang Idulfitri
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru Emisi 2026
-
BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari