- Rupiah melemah di pembukaan Selasa (24/2/2026) menjadi Rp16.835 per dolar AS, turun 0,20 persen dari penutupan sebelumnya.
- Analis menyatakan pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS akibat data ekonomi dan manufaktur yang kuat.
- Ancaman penerapan tarif baru oleh Trump sebesar 15 persen menambah tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah saat ini.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik melemah pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (24/2/2026) dibuka Rp16.835 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pelemahan ini membuat mata uang garuda masuk di zona merah dan turun 0,20 persen dibanding penutupan pada Senin (23/2/2026) yang berada di level Rp16.802 dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.818 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah karena faktor global.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yg lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia pun mewaspadai mengenai ancaman tarif baru yang membuat rupiah tertekan. Hal ini perlu diantisipasi pemerintah agar mata uang garuda tidak melemah lebih dalam.
"Ancaman tarif baru Trump 15 persen juga ikut membebani range 16.750-16.900," jelasnya.
Sementara itu, mayoritas uang Asia juga melemah.Yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26 persen. Disusul, won Korea Selatan yang ambles 0,23 persen.
Selanjutnya ada baht Thailand yang tertekan 0,22 persen dan peso Filipina terkoreksi 0,19 persen. Lalu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,18 persen.
Diikuti dolar Taiwan turun 0,16 persen dan dolar Singapura melemah tipis 0,08 persen terhadap the greenback pada pagi ini. Sedangkan, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,1 persen. Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006 persen.
Baca Juga: Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
Berita Terkait
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore
-
Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
-
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini