Bisnis / Makro
Kamis, 26 Februari 2026 | 17:11 WIB
Dirut LPDP Sudarto saat ditemui di Media Briefing yang digelar di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • LPDP mentransformasi kebijakan beasiswa menjadi berorientasi dampak, fokus pada bidang strategis seperti STEM dan industri selama periode 2021–2026.
  • LPDP mengakselerasi perluasan akses melalui program afirmasi untuk pemerataan, menjangkau 14.983 penerima hingga Januari 2026.
  • LPDP memperkuat tata kelola melalui pemantauan berkala dan kerjasama imigrasi guna memastikan akuntabilitas penerima beasiswa.

Koordinasi juga dilakukan dengan perwakilan RI di luar negeri, baik KBRI maupun KJRI, untuk memantau keberadaan dan kondisi penerima beasiswa selama menjalani studi.

LPDP turut menyediakan kanal pengaduan publik sebagai sarana pelaporan, verifikasi, dan penelusuran informasi dari masyarakat. Sehingga pengawasan dilakukan secara lebih partisipatif dan transparan.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2013, LPDP telah memberikan dampak bagi peningkatan kualitas talenta Indonesia. Hingga 2026, program beasiswa LPDP telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar, serta 583.171 peserta program kolaborasi dengan Kemendikbud Ristek, dan 42.160 penerima beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Agama.

Dalam bidang penelitian, LPDP telah mendanai 3.861 proyek riset melalui Dana Abadi Penelitian, yang berperan penting dalam memperkuat kapasitas riset nasional.

LPDP juga memberikan pendanaan kepada 23 perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan kapasitas menuju world class universities, serta menyalurkan dukungan kepada 3.554 penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan untuk pemajuan kebudayaan dan pelestarian warisan budaya.

Penajaman fokus beasiswa ke bidang-bidang STEM dan industri strategis dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi erat dengan Kemendikti Saintek, Kemendikdasmen, Kementerian Agama, dan BRIN, dengan sasaran akhir membangun satu talent pool nasional yang terintegrasi, menghubungkan lulusan, riset, dan kebutuhan industri secara berkelanjutan.

Load More