Simpanan Kas dan Harta Lainnya
Tak hanya aset fisik yang tidak bergerak, Fadia juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp3,02 miliar. Sementara itu, likuiditas atau kesiapan dana tunai miliknya juga tergolong tinggi, di mana posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp10,33 miliar.
Keterbukaan informasi mengenai harta kekayaan ini merupakan kewajiban bagi setiap penyelenggara negara untuk menjamin transparansi.
Namun, dengan adanya peristiwa OTT ini, pihak KPK tentu akan mendalami apakah ada kaitan antara aset-aset tersebut dengan perkara hukum yang sedang berjalan.
Hingga kini, status hukum Fadia Arafiq masih akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan sesuai prosedur yang berlaku di KPK.
Publik kini menanti keterangan resmi lebih lanjut mengenai konstruksi perkara yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar
-
Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!
-
Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK
-
Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Pernah Viral 'Takut Diperiksa Penegak Hukum'
-
Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom