- KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan pada Selasa (3/3/2026) di Jawa Tengah, mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
- Fadia Arafiq sebelumnya viral Maret 2025 karena tanggapan keras adminnya saat merespons kritik warganet di Instagram.
- Kekayaan Fadia Arafiq tercatat sebesar Rp86 miliar dalam LHKPN, menjadikannya salah satu bupati terkaya di Jawa Tengah.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan dengan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026).
Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik lembaga antirasuah berhasil mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Pasca-penangkapan, KPK langsung memboyong Fadia beserta sejumlah pihak yang turut terjaring ke Gedung Merah Putih di Jakarta.
Langkah ini diambil guna melakukan pemeriksaan intensif dan pendalaman atas dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut.
Rekam Jejak Kontroversi di Media Sosial
Sebelum tersandung kasus hukum di KPK, sosok Fadia Arafiq sempat menjadi buah bibir masyarakat, khususnya di dunia maya.
Namanya sempat viral pada Maret 2025 akibat respons yang dinilai tidak pantas saat menghadapi kritik dari warganet di Instagram.
Insiden tersebut bermula ketika seorang pengguna media sosial mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayah Bojong hingga Surobayan.
Namun, perbincangan memanas saat warganet lain mempertanyakan peresmian RS Ki Ageng Sedayu dan menyinggung isu anggaran yang diduga macet, bahkan sempat melontarkan pertanyaan apakah sang bupati takut diperiksa oleh penegak hukum.
Baca Juga: Kontroversi Zulkifli Hasan: Asyik Santap Sate Pakai Cerutu di Tengah Kunjungan Bencana di Aceh
Tanggapan dari akun resmi Fadia justru menuai kecaman karena nada bicaranya yang keras dan dianggap mengintimidasi:
"Mulutmu kl ngomong ojo kurang ajar, diperiksa penegak hukum, mampus koe mengko (mampus kamu nanti)! Urusan anggaran rak keluar, anggaran opo ??? Jangan sampe dicari koe, rak iso kasih pertanggungjawaban omonganmu! #admin." tulis akun Fadia.
Meskipun kemudian Fadia memberikan klarifikasi bahwa komentar pedas itu ditulis oleh admin media sosialnya, publik telanjur kecewa.
Perilaku tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya mengayomi dan bijak dalam menerima aspirasi masyarakat.
Selain kontroversi sikapnya, profil finansial Fadia Arafiq juga tak luput dari pengawasan publik. Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Fadia diketahui menembus angka Rp86 miliar.
Nilai fantastis ini menempatkan dirinya sebagai salah satu bupati terkaya di Provinsi Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Kontroversi Penulis Manga Joujin Kamen: Shogakukan Hentikan Distribusi
-
3 Pernyataan Kontroversial Menag Nasaruddin Umar, Terbaru soal Zakat
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN