Suara.com - Antusiasme masyarakat Indonesia untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman pada tahun 2026 diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan.
Menanggapi potensi kepadatan arus lalu lintas tersebut, pemerintah melalui sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dan PT Hutama Karya (Persero), telah menyiapkan langkah strategis.
Salah satu kebijakan utama yang paling dinanti adalah penyediaan sejumlah ruas jalan tol gratis saat momen mudik 2026.
Informasi mengenai pemberian fasilitas tol bebas tarif ini bersumber dari pengumuman resmi Badan Komunikasi Pemerintah melalui akun Instagram @bakom.ri.
Kebijakan ini diharapkan mampu memecah konsentrasi kendaraan pada titik-titik kemacetan konvensional yang sering terjadi setiap tahunnya.
Berdasarkan data yang dirilis, terdapat total enam ruas jalan tol yang akan dibuka secara fungsional. Secara rinci, empat ruas berada di jalur Trans Jawa yang dikelola oleh Jasa Marga, sementara dua ruas lainnya berada di jalur Trans Sumatra di bawah pengelolaan Hutama Karya.
Penambahan akses jalan ini mencakup rute-rute krusial yang selama ini menjadi urat nadi pergerakan masyarakat saat Lebaran.
"Sebanyak 6 ruas tol fungsional dibuka gratis selama periode Mudik Lebaran 2026, dengan total panjang sekitar 198 kilometer di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatra," tulis unggahan tersebut.
Daftar Rute Tol Gratis Mudik 2026
Baca Juga: 5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai
Pulau Jawa tetap menjadi fokus utama pergerakan mudik mengingat populasi dan kepemilikan kendaraan pribadi yang sangat tinggi. Jasa Marga telah menyiapkan empat segmen tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus di Trans Jawa:
Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan (54,75 km): Ruas ini menjadi alternatif sangat penting bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan di Tol Japek eksisting. Jalur ini akan menghubungkan area industri dengan wilayah Jawa Barat bagian selatan secara lebih efisien.
Tol Yogyakarta-Bawen (4,85 km): Meski jarak fungsionalnya relatif pendek, kehadiran ruas ini sangat vital untuk mengurai kemacetan di akses masuk menuju wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang selalu padat saat libur panjang.
Tol Yogyakarta-Solo (11,48 km): Jalur ini akan mempercepat konektivitas antara dua kota budaya tersebut, memungkinkan pemudik menghindari kemacetan di jalan arteri Klaten yang seringkali mengalami bottleneck.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I (49,68 km): Ruas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyambungkan ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa. Operasional fungsional ini akan sangat membantu pemudik yang menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Bali.
Ruas Tol Gratis Sumatra
Berita Terkait
-
Cuma Punya Bajet 60 Juta? Ini Deretan Mobil Bekas LCGC Super Irit Buat Mudik Keluarga saat Lebaran
-
Jadwal Lengkap Diskon Tol 30 Persen Arus Mudik dan Balik 2026, Catat Jika Perlu
-
Bridgestone Ungkap Rahasia Mudik Aman Pakai Mobil Hybrid Saat Hadapi Puncak Arus Mudik 2026
-
5 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan untuk Mudik Lebaran, Nyaman buat Keluarga
-
143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998
-
BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
-
BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme