- IHSG mengalami penurunan signifikan pada Rabu, 4 Maret 2026, mencapai level terendah 7.500 akibat sentimen domestik dan eksternal.
- Eskalasi konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi global dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
- Data manufaktur Tiongkok melemah dan isu ketahanan energi domestik memperparah tekanan pasar saham Indonesia saat itu.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali rungkad hingga perdagangan sesi pertama Rabu, 4 Maret 2026. Bahkan, IHSG mencatatkan level terendah ke level 7.500.
IHSG terkoreksi tajam 343 poin atau minus 4,32 persen ke level 7.596.
Pilarmas Investindo dalam riset day break review mengungkapkan, Pelemahan indeks dipicu kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang membebani pergerakan pasar.
Adapun, ada tiga alasan utama sebagai biang kerok IHSG merana pada sesi I hari ini. Tiga alasan itu diantaranya:
Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Inflasi
Dari eksternal, bursa regional Asia kompak berada di zona merah sejalan dengan pelemahan Wall Street dan bursa Eropa. Pasar global masih mencermati eskalasi konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Ketegangan geopolitik ini memicu reli harga energi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump berjanji mengawal kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz guna mencegah krisis energi akibat perang AS-Iran. Namun, pasar menilai intervensi tersebut belum cukup meredam risiko geopolitik jangka panjang.
Situasi dinilai semakin kompleks karena melibatkan banyak pihak dan berpotensi sulit diprediksi, sehingga meningkatkan ketidakpastian global.
Baca Juga: IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah
Data China Tambah Tekanan
Tekanan juga datang dari rilis data ekonomi Tiongkok. Biro Statistik China melaporkan indeks manufaktur turun dari 49,3 menjadi 49,0 pada Februari. Ini merupakan kontraksi bulan kedua berturut-turut, yang memperkuat kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Kekhawatiran Energi dan APBN di Dalam Negeri
Dari dalam negeri, pasar dibayangi isu ketahanan energi. Menteri ESDM sebelumnya menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia hanya cukup untuk 20 hari ke depan. Hal ini memunculkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan impor energi.
Di tengah konflik Timur Tengah yang belum mereda, lonjakan harga minyak mentah global berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasar pun mencemaskan potensi pelebaran defisit anggaran melampaui batas 3 persen PDB, meski pemerintah telah berkomitmen menjaga defisit tetap di bawah ambang tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, Kementerian ESDM berencana meningkatkan volume impor minyak dari AS.
Di sisi lain, sentimen negatif turut datang dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski demikian, peringkat kredit jangka panjang mata uang asing Indonesia tetap dipertahankan di level BBB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 19 Juli 2026, Siap-siap Cuan Besar
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan
-
Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
-
Review Series A Good Girl's Guide to Murder, Misteri Hilangnya Siswi Populer
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
-
Spanyol Siapkan Senjata Taktik Fleksibel demi Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
-
Saling Balas 10 Gol, Segini Uang yang Diraih Inggris Setelah Kalahkan Prancis!
-
Rayakan Musim Panas dan Kebebasan Diri, BB Girls Rilis Lagu Body Wave