Bisnis / Keuangan
Rabu, 04 Maret 2026 | 12:52 WIB
Pengunjung melhat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG terkoreksi tajam 343 poin atau minus 4,32 persen mencapai level 7.596 pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026.
  • Tekanan jual merata di seluruh sektor, terparah dialami sektor basic materials yang ambles hingga mencapai 8,03 persen.
  • Secara teknikal, pelemahan jangka pendek masih kuat, sesi kedua IHSG diproyeksikan konsolidasi rentang 7.575 hingga 7.600.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hancur pada sesi pertama perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. IHSG terkoreksi tajam 343 poin atau minus 4,32 persen ke level 7.596.

Mengacu pada riset Phintraco Sekuritas, tekanan jual terjadi merata di hampir seluruh sektor. Penurunan terdalam tercatat pada sektor basic materials yang ambles hingga 8,03 persen.

Disusul sektor transportasi yang melemah 6,80 persen serta sektor cyclicals yang turun 5,60 persen.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara teknikal, Phintraco mencermati posisi IHSG pada sesi pertama sudah berada di bawah MA5 dan MA20 secara intraday. Kondisi tersebut mengindikasikan momentum pelemahan jangka pendek masih cukup kuat.

Sinyal tekanan jual juga diperkuat oleh indikator MACD yang menunjukkan pembentukan serta pelebaran histogram negatif. Hal ini menandakan dominasi aksi jual masih berlangsung di pasar.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal tersebut, pergerakan IHSG pada sesi kedua diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi. Indeks diproyeksikan bergerak terbatas pada rentang 7.575 hingga 7.600 pada perdagangan sesi kedua hari ini.

Pelaku pasar disarankan mencermati potensi volatilitas lanjutan, terutama di saham-saham sektor komoditas dan transportasi yang memimpin pelemahan pada sesi pertama.

Trafiik Perdagangan

Pada perdagangan pada sesi I, sebanyak 33,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,06 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,09 juta kali.

Baca Juga: IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 68 saham bergerak naik, sedangkan 748 saham mengalami penurunan, dan 142 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada sesi I diantaranya, SOTS, IFSH, MASB, SULI, BRRC, BELL, GRPM, EURO, LMAX, POLU, SIPD.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ELPI, ARTA, INDO, INDS, MDIA, PEGE, DPUM, ALKA, CITY, GMTD, BRMS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Load More