- PT Telkom Indonesia menetapkan peta jalan untuk mewujudkan kedaulatan kecerdasan buatan (sovereign AI) di Indonesia pada tahun 2028.
- Tujuan utama Telkom adalah membangun pusat data dan model AI nasional sendiri untuk mengamankan data warga negara.
- Pada tahun 2027, Telkom akan mulai mengembangkan dan mengintegrasikan solusi AI khusus untuk sektor industri B2B.
Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan peta jalan atau roadmap teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) Indonesia. Mereka berambisi membangun kedaulatan atau sovereign AI di 2028.
Executive General Manager Digital Product PT Telkom Indonesia Tbk, Komang Budi Aryasa menjelaskan kalau saat hampir semua negara memperebutkan data di tengah tensi global luar biasa.
Menurutnya, Telkom selaku perusahaan milik negara khawatir apabila Indonesia tidak membangun sovereign AI sendiri, maka data warga akan tersebar di mana-mana.
"Nah di 2028 kita berencana untuk bagaimana akan sovereign AI Indonesia ini terwujud," katanya dalam Media Briefing, dikutip Kamis (4/3/2026).
Berangkat dari sana, Telkom mulai merencanakan bagaimana data pribadi bisa ditampung dalam pusat data atau data center buatan dalam negeri.
Ia mencontohkan kalau model AI tersebut tidak sama dengan yang dimiliki perusahaan asing seperti Facebook dengan Llama, Google Gemini, OpenAI lewat ChatGPT, hingga Microsoft dengan Copilot.
"Bagaimana kita, sovereign AI kita punya model sendiri pada saat kita melayani vertikal itu," lanjutnya.
Untuk tahap awal, Telkom masih menerapkan teknologi AI secara masif di internal perusahaan. Sedangkan untuk eksternal, Komang menyebut Telkom akan menggandeng lembaga Pemerintah agar mengintegrasikan produk AI dalam platform mereka.
Sedangkan di 2027, Telkom akan mengembangkan layanan AI ke vertikal industri seperti sektor kesehatan, pendidikan, ritel, hingga manufaktur. Hanya saja tiap sektor akan dikembangkan teknologi berbeda, tergantung kebutuhan tiap industri.
Baca Juga: Teknologi Reverse Osmosis dan Food Rescue Warnai Ramadhan di Jakarta
"Jadi di 2027 kita akan masuk ke industri-industri vertikal tersebut untuk bisa men-deliver solusi AI di B2B, karena B2B itu seperti kita tahu, itu sangat berbasis tactical," jelasnya.
Berita Terkait
-
Teknologi Reverse Osmosis dan Food Rescue Warnai Ramadhan di Jakarta
-
Ajang Teknologi Dunia Kembali Digelar di Taipei, 1.500 Inovasi AI Dipamerkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Terpopuler: 10 HP Android Terkencang, iPhone 17e Resmi Rilis dengan Harga Terjangkau
-
Indosat Pamer Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara, Siap Bawa Revolusi Digital
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang
-
Pemerintah Soroti Perlindungan Merek dan Inovasi UMKM Agar Bisa Naik Kelas
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan