- PT TASPEN mulai menyalurkan THR Idul Fitri 2026 kepada 3.234.556 peserta pensiun sejak 5 Maret 2026.
- Penyaluran THR dilakukan serentak melalui mitra bayar resmi dan tidak dikenakan potongan iuran atau kredit.
- TASPEN menyediakan layanan tambahan seperti cek kesehatan dan antar dana bagi pensiunan yang membutuhkan.
Bagi para peserta pensiun, penting untuk mengetahui bahwa besaran THR tahun ini didasarkan pada komponen penghasilan yang diterima pada bulan sebelumnya.
Komponen tersebut mencakup pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kabar baiknya, TASPEN memastikan tidak ada potongan iuran atau potongan kredit pensiun dalam pencairan THR ini.
Satu-satunya potongan yang ada hanyalah pajak penghasilan (PPh) sesuai ketentuan berlaku, namun pajak tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah.
TASPEN juga menetapkan aturan khusus bagi penerima pensiun ganda:
- Penerima Pensiun Janda/Duda: Bagi aparatur negara yang juga berstatus sebagai penerima pensiun janda/duda, maka THR akan dibayarkan untuk kedua posisi tersebut.
- Pejabat Negara: Bagi peserta yang pernah menjabat sebagai pejabat negara lalu menjadi pensiunan aparatur negara (atau sebaliknya), THR yang dibayarkan hanya satu, yakni yang memiliki nilai nominal paling besar.
Fasilitas Tambahan: Pemeriksaan Kesehatan hingga Layanan Antar
Penyaluran THR 2026 kali ini tampil beda dengan adanya berbagai fasilitas tambahan yang disediakan di lokasi mitra bayar.
Pihak TASPEN bekerja sama dengan perbankan dan Kantor Pos untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para lansia.
Beberapa mitra bayar menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan menghadirkan bazar UMKM di lokasi tunggu.
Baca Juga: Berapa THR Pensiunan Tahun 2026? Ini Rinciannya
Hal ini bertujuan agar para pensiunan tetap bugar dan bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bahkan, beberapa mitra bayar juga membagikan paket sembako gratis.
Inovasi menarik datang dari mitra bayar Pos Indonesia. Bagi pensiunan yang memiliki keterbatasan fisik atau berhalangan hadir ke kantor pos, tersedia layanan antar uang THR langsung ke kediaman masing-masing tanpa dipungut biaya tambahan atau potongan sepeser pun.
Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN
Di tengah sukacita pencairan THR, TASPEN mengingatkan para peserta untuk tetap waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab.
Modus penipuan biasanya melibatkan permintaan data pribadi dengan iming-iming pencairan dana yang lebih cepat atau masalah administrasi.
Ariawan menekankan bahwa seluruh proses pencairan THR dilakukan secara otomatis dan transparan melalui mitra bayar resmi.
“PT TASPEN (Persero) tidak pernah meminta data pribadi peserta seperti nomor rekening, PIN, OTP, maupun memungut biaya dalam proses pencairan manfaat. Kami mengingatkan seluruh peserta pensiun untuk selalu bersikap waspada dengan menerapkan prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan apabila menerima informasi yang mencurigakan sebelum mengambil keputusan atau tindakan lebih lanjut,” ujar Ariawan.
Masyarakat dan para pensiunan diimbau untuk hanya mempercayai informasi yang bersumber dari kanal komunikasi resmi TASPEN.
Informasi valid dapat diakses melalui situs www.taspen.co.id, media sosial resmi perusahaan, kantor cabang terdekat, atau melalui layanan Call Center resmi TASPEN di nomor 1500919.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027