- PT TASPEN mulai menyalurkan THR Idul Fitri 2026 kepada 3.234.556 peserta pensiun sejak 5 Maret 2026.
- Penyaluran THR dilakukan serentak melalui mitra bayar resmi dan tidak dikenakan potongan iuran atau kredit.
- TASPEN menyediakan layanan tambahan seperti cek kesehatan dan antar dana bagi pensiunan yang membutuhkan.
Suara.com - Kabar yang dinanti-nantikan oleh jutaan purnabakti di seluruh Indonesia akhirnya tiba. PT TASPEN (Persero) secara resmi mulai menyalurkan tunjangan hari raya atau THR Idul Fitri 2026 bagi seluruh peserta pensiun terhitung sejak Kamis, 5 Maret 2026.
Penyaluran ini dilakukan secara serentak di seluruh Tanah Air melalui sistem pembayaran yang terintegrasi dengan puluhan mitra bayar resmi.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan para pensiunan dapat menyambut lebaran secara tenang, dan memiliki daya beli yang cukup.
Untuk memastikan kelancaran di lapangan, jajaran direksi dan komisaris TASPEN turun langsung melakukan pemantauan.
Komisaris Independen PT TASPEN, Ariawan, melakukan pengawasan langsung terhadap proses penyerahan THR di sejumlah titik mitra bayar di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan pantauannya, proses distribusi dana tersebut berjalan efektif dan tanpa kendala berarti.
"Tadi saya baru saja memonitor secara langsung pembayaran THR yang dilakukan oleh TASPEN bersama mitra bayar kami. Tadi saya monitor secara langsung ada di Bank Mandiri Taspen (Mantap), Bank BRI, kemudian Kantor Pos dan Bang Sulselbar, nah ini kita lihat berjalan dengan baik," kata Ariawan di Makassar.
Antusiasme Tinggi dan Dampak Ekonomi
Penyaluran THR tahun ini menyasar sebanyak 3.234.556 peserta pensiun di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Berapa THR Pensiunan Tahun 2026? Ini Rinciannya
Angka yang fantastis ini diharapkan mampu memberikan dampak domino positif terhadap perputaran ekonomi nasional, khususnya di sektor konsumsi rumah tangga menjelang lebaran.
Ariawan mengapresiasi ketertiban para pensiunan dalam mengikuti antrean di mitra-mitra bayar. Menurutnya, kegembiraan para purnabakti menjadi bukti bahwa negara hadir menghargai jasa-jasa mereka selama masa bakti.
"Semoga para pensiunan mendapatkan haknya sesuai harapan dari pada para pensiunan ini," kata dia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk apresiasi mendalam dari perusahaan.
"Panyaluran THR ini sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghargai pengabdian para purnabakti. THR diharap bisa menjadi motor penggerak daya beli masyarakat dalam menyambut Idul Fitri tahun ini," tegas Ariawan.
Rincian Komponen dan Aturan Pembayaran THR 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru
-
Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah
-
Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia
-
BRI Integrasikan Keuangan Berkelanjutan, Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan
-
Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!
-
Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter
-
Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan
-
Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026
-
Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global
-
Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum