- Pakar IT Untag Surabaya, Supangat, mewanti masyarakat waspada penipuan digital menjelang Idul Fitri karena aktivitas transaksi memuncak.
- Masyarakat diimbau tidak mengklik tautan mencurigakan atau mengunduh file APK yang berpotensi menjadi malware penyadap ponsel.
- Selalu verifikasi nomor asing melalui aplikasi identifikasi dan konfirmasi ulang informasi darurat kepada kontak asli.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat diminta untuk memperketat keamanan digital mereka. Pakar Teknologi Informasi sekaligus Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat, memberikan peringatan serius terkait maraknya modus penipuan melalui WhatsApp dan SMS yang kian beragam.
Dalam keterangannya di Surabaya pada Minggu (8/3/2026), Supangat menyoroti bahwa para pelaku kejahatan siber kini semakin mahir memainkan sisi psikologis korban.
Momen menjelang Lebaran dipilih karena pada periode ini aktivitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat sedang berada di titik puncak.
Untuk menghindari kerugian materiil maupun kebocoran data, Supangat membagikan beberapa langkah preventif yang bisa diterapkan oleh masyarakat:
- Jangan Asal Klik: Masyarakat dilarang keras membuka tautan atau mengunduh dokumen dari pengirim misterius, khususnya file dengan format aplikasi (APK). File jenis ini sering kali merupakan malware yang dapat menyadap isi ponsel.
- Gunakan Aplikasi Identifikasi: Memanfaatkan platform seperti GetContact atau Truecaller sangat disarankan untuk memverifikasi identitas pemilik nomor. Jika sebuah nomor sudah ditandai sebagai "penipu" oleh banyak pengguna, sebaiknya segera diblokir.
- Verifikasi Dua Arah: Jika menerima pesan darurat yang mengaku sebagai kerabat atau teman, jangan langsung panik. Matikan telepon, lalu hubungi nomor asli orang yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum memberikan bantuan apa pun.
Supangat menekankan bahwa data rahasia seperti kode OTP, PIN, dan kata sandi (password) adalah tanggung jawab pribadi sepenuhnya.
Ia mengingatkan bahwa instansi resmi, baik perbankan maupun platform e-commerce, tidak akan pernah meminta data sensitif tersebut melalui aplikasi percakapan atau telepon.
"Apabila ada pihak yang mendesak Anda untuk memberikan OTP atau PIN melalui pesan singkat, dapat dipastikan itu adalah skenario penipuan," tegas Supangat, dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
6 Merek Baju Koko Anak Branded untuk Lebaran, Bahan Adem Harga Terjangkau
-
10 Ide Hampers Lebaran yang Bermanfaat untuk Dibagikan ke Kerabat
-
Libur Lebaran di Rumah Aja? Intip 'Surga' Staycation Baru di BSD yang Ramah Keluarga dan Bikin Betah
-
5 Rekomendasi Cushion yang Tahan Lama untuk Lebaran, Awet dan Minim Oksidasi
-
Contoh Surat Pemberitahuan Libur Lebaran Perusahaan untuk Dibagikan ke Karyawan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026