- Ketegangan geopolitik Iran, AS, dan Israel berpotensi mengganggu sektor ritel Indonesia melalui kenaikan harga barang impor.
- Kekhawatiran utama pelaku usaha adalah menguatnya dolar AS serta melonjaknya biaya logistik internasional akibat konflik.
- Dampak ekonomi dikhawatirkan terjadi dalam jangka panjang jika eskalasi militer di Timur Tengah tersebut terus berlanjut.
Suara.com - Ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dinilai berpotensi berdampak pada sektor ritel di Indonesia.
Salah satu yang dikhawatirkan pelaku usaha adalah kenaikan harga barang impor akibat penguatan dolar AS serta meningkatnya biaya logistik global.
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, mengatakan dampak konflik tersebut memang belum terasa langsung saat ini.
Namun, ia mengingatkan, risiko ekonomi bisa muncul jika situasi global berlangsung dalam jangka panjang.
"Kalau saat ini belum terkena langsung dikarenakan sih baru kan. Namun, saat ini yang memang kita khawatirkan kalau jangka panjang aja. Misalkan berlarut-larut itu pasti jadi masalah," kata Budihardjo kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, salah satu efek yang perlu diwaspadai adalah potensi penguatan dolar AS. Kondisi tersebut dapat mendorong kenaikan harga bahan baku maupun barang impor yang masuk ke Indonesia.
"Ya pasti yang kita takutkan US Dollar naik. Kalau US Dollar naik, bahan baku naik," ujarnya.
Budihardjo menjelaskan banyak barang impor di Indonesia dibayar menggunakan mata uang dolar. Karena itu, setiap kenaikan nilai dolar berpotensi langsung berdampak pada harga jual produk di dalam negeri.
"Jadi apa yang terjadi ya di Indonesia yang menggunakan barang impor bayar pakai dolar akan naik harganya," katanya.
Baca Juga: Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
Selain faktor nilai tukar, ia juga menyoroti kemungkinan meningkatnya ongkos logistik internasional. Konflik geopolitik bisa memaksa kapal pengangkut barang mengambil rute yang lebih panjang sehingga biaya kontainer ikut melonjak.
"Lalu juga yang di mana barang impor yang kita jadi finished product, ongkos kontainer naik karena kapal mesti muter dan lain sebagainya gitu," ucap Budihardjo.
Secara global, konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memang memicu ketidakpastian ekonomi, termasuk kenaikan harga energi serta penguatan dolar AS sebagai aset aman di tengah gejolak geopolitik.
Menurut Budihardjo, kondisi tersebut bisa menimbulkan efek berantai terhadap berbagai sektor ekonomi yang bergantung pada pasokan barang impor.
"Iya itu, itu ekosistemnya terganggu," jelasnya.
Karena itu, HIPPINDO berharap ketegangan geopolitik tersebut tidak berlangsung lama agar tidak memicu kenaikan harga barang maupun gangguan distribusi di dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya