Bisnis / Keuangan
Selasa, 10 Maret 2026 | 09:53 WIB
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
Baca 10 detik
  • Harga emas Antam per 10 Maret 2026 mencapai Rp 3.047.000 per gram dan harga buyback Rp 2.802.000 per gram.
  • Harga emas dunia naik tipis akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah mendorong permintaan aset safe-haven.
  • Investor menantikan data inflasi Amerika Serikat serta kebijakan suku bunga The Fed yang dijadwalkan Maret 2026.

Kondisi tersebut sebenarnya menjadi sentimen negatif bagi emas. Pasalnya, kenaikan suku bunga membuat biaya peluang memegang emas meningkat karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen berbunga.

Pasar saat ini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Maret 2026. Sejumlah ekonom juga memperkirakan pemangkasan suku bunga baru akan terjadi pada Juni atau Juli 2026.

Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) Februari dijadwalkan diumumkan pada Rabu.

Konsensus pasar memperkirakan CPI utama akan naik 2,4 persen secara tahunan (year-on-year) pada Februari. Sementara itu, CPI inti diproyeksikan meningkat 2,5 persen YoY pada periode yang sama. Jika inflasi AS menunjukkan kenaikan lebih tinggi dari perkiraan, maka dolar AS berpotensi menguat. Kondisi tersebut biasanya memberikan tekanan terhadap harga komoditas yang diperdagangkan menggunakan dolar AS, termasuk emas.

Load More