- Harga emas Antam per 12 Maret 2026 turun menjadi Rp 3.042.000 per gram, dengan harga buyback Rp2.804.000.
- Harga emas dunia melemah akibat kekhawatiran inflasi global dan penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi AS.
- Peletakan cadangan minyak darurat IEA tidak cukup meredam pasar karena ketegangan geopolitik Timur Tengah yang meningkat.
Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyebut Iran menargetkan tangki bahan bakar di sebuah fasilitas di Kegubernuran Muharraq, salah satu dari empat wilayah administratif Bahrain.
Ke depan, harga emas juga berpotensi mengalami volatilitas karena investor tengah mencermati data inflasi terbaru dari Amerika Serikat.
Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Februari menunjukkan inflasi naik 0,3 persen secara bulanan dan 2,4 persen secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi pasar. Sementara itu, CPI inti—yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi—tercatat meningkat 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan.
Pelaku pasar kini menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Jumat mendatang yang akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan moneter The Fed.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung
-
BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
-
Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB
-
Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham