- Pemerintah bangun 14 proyek waste to energy untuk atasi darurat sampah nasional.
- Proyek tahap satu di 4 kota groundbreaking Juni 2026, rampung bertahap mulai 2027.
- Kolaborasi dengan BRIN dan ITB perkuat teknologi pengolahan sampah dalam negeri.
Suara.com - Pemerintah tancap gas menggarap infrastruktur pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Tak tanggung-tanggung, 14 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Waste to Energy (WtE) disiapkan untuk mengonversi tumpukan sampah menjadi energi bernilai tambah, demi mengatasi status 'darurat sampah' nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi ganda: membersihkan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi lokal. Menurutnya, skema Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ini akan dilakukan secara bertahap dengan target operasional yang ketat.
"Kita sudah masuk kategori darurat sampah. Hari ini, sudah ada empat proyek waste to energy yang masuk tahap kontrak, yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta. Juni mendatang insyaallah groundbreaking," ujar Zulhas usai memimpin Rakor di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Zulhas memaparkan, setelah fase pertama berjalan, pemerintah segera menggeber tahap kedua di 10 lokasi strategis, mulai dari Lampung, Medan, Semarang, Surabaya, Tangerang, Serang, hingga penambahan tiga titik di Jakarta.
Dari kacamata ekonomi, proyek-proyek ini diproyeksikan menjadi magnet investasi baru di sektor energi terbarukan. Selain mengurangi beban biaya pengelolaan sampah di TPA yang kian membengkak, hilirisasi sampah menjadi listrik diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja teknis dan mendorong kemandirian energi di daerah.
Demi menekan ketergantungan pada teknologi impor, pemerintah turut menggandeng BRIN dan perguruan tinggi teknik seperti ITB. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan alat pengolahan sampah buatan dalam negeri yang lebih efisien secara biaya (cost-effective).
"Kita kerja sama dengan kampus-kampus yang ada jurusan insinyur untuk membuat alat pengolahan sampah ini. Targetnya, akhir 2027 ada yang sudah jalan, dan pada pertengahan hingga akhir 2028, 14 proyek ini diharapkan sudah rampung semua," jelas Zulhas.
Tak hanya mengandalkan proyek skala raksasa, Zulhas juga mendorong penyelesaian sampah di tingkat hulu seperti pasar, perkantoran, dan permukiman guna mengurangi beban volume masuk ke PSEL, sehingga efisiensi operasional tetap terjaga.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Swasembada Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan