- Rupiah dibuka melemah 0,10 persen menjadi Rp16.910 per dolar AS pada Jumat, 13 Maret 2026.
- Pelemahan rupiah dipicu kenaikan harga minyak serta pernyataan Iran tentang penutupan Selat Hormuz.
- Mata uang Asia mayoritas melemah, meskipun baht Thailand justru menunjukkan penguatan terbesar di kawasan tersebut.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan pada pembukaan hari ini. Mata uang Garuda pun belum bisa bangkit dari keterpurukan.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (13/3/2026) dibuka ke level Rp16.910 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,10 persen dibanding penutupan pada Kamis (12/3/2026) yang berada di level Rp16.893 per dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.899 per dolar AS. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah disebabkan kenaikan harga minyak.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah kembalinya sentimen risk-off dari kenaikan harga minyak," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia mengatakan mata uang garuda masih akan tertekan karena pernyataan Iran yang akan segera menutup selat Hormuz.
"Dolar AS menguat karena merespon pernyataan Khamenei yang mengatakan bahwa selat Hormuz masih akan tetap tertutup. Range rupiah 16.850-16.950," jelasnya.
Sementara itu, pergerakan mata uang Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,35 persen.
Berikutnya, ada peso Filipina yang ambles 0,15 persen dan ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,06 persen Disusul, yuan China yang melemah 0,03 persen.
Sedangkan, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah terkerek 0,09 persen.
Baca Juga: Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik
-
TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor
-
Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
-
Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738