Bisnis / Properti
Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB
Rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada dua jalur krusial di Jawa Barat, yakni lintas nasional Limbangan–Malangbong dan jalur provinsi Kadungora–Garut. [Ist]
Baca 10 detik
  • Polres Garut menerapkan sistem satu arah pada Sabtu (21/3/2026) untuk mengatasi lonjakan kendaraan Idulfitri 1447 H.
  • Rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada jalur nasional Limbangan–Malangbong dan jalur provinsi Kadungora–Garut.
  • Total penarikan arus dari arah barat menuju timur dilakukan enam kali sepanjang hari untuk menjaga kelancaran mobilitas.

Suara.com - Menghadapi lonjakan volume kendaraan pada hari pertama Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026), Kepolisian Resor (Polres) Garut mengambil langkah diskresi dengan memberlakukan sistem satu arah (one way).

Rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada dua jalur krusial di Jawa Barat, yakni lintas nasional Limbangan–Malangbong dan jalur provinsi Kadungora–Garut.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, mengonfirmasi bahwa penarikan arus kendaraan dari arah barat (Bandung) menuju timur (Tasikmalaya dan pusat kota Garut) dilakukan sebanyak enam kali sepanjang hari Sabtu untuk memastikan mobilitas tetap terjaga.

Jadwal dan Titik Pengaturan One Way

Penerapan sistem satu arah ini dilakukan secara situasional berdasarkan pemantauan kepadatan di lapangan. Berikut adalah detail pelaksanaannya:

1. Jalur Nasional (Limbangan–Malangbong) Di jalur ini, polisi melakukan penarikan arus sebanyak empat kali untuk mengurai antrean dari arah Bandung:

Limbangan: Sesi pertama pukul 13.30–13.50 WIB dan sesi kedua pukul 15.25–15.45 WIB.
Malangbong: Dilakukan satu kali pada pukul 15.20–15.40 WIB.

2. Jalur Provinsi (Kadungora–Leles–Tarogong) Untuk jalur yang mengarah ke pusat wisata dan kota Garut, sistem one way diberlakukan sebanyak dua kali:

Sesi Pagi/Siang: Pukul 11.25–11.40 WIB.

Baca Juga: 35 Jawaban Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Balas Chat WhatsApp

Sesi Sore: Pukul 15.35–15.55 WIB.

AKP Luky Martono menjelaskan bahwa skema one way terbukti efektif dalam mempercepat laju kendaraan roda dua maupun roda empat yang mendominasi jalanan.

Personel kepolisian telah disiagakan di titik-titik rawan guna memastikan tidak ada sumbatan yang berarti.

"Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pemudik maupun warga lokal. Kami akan terus memantau situasi secara dinamis dan menyesuaikan pola rekayasa lalu lintas sesuai kondisi riil di jalan," pungkasnya, dikutip dari Antara.

Load More