- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi Donald Trump lengser jika harga minyak dunia mencapai 150 Dolar AS per barel.
- Kenaikan harga minyak dunia hingga 100 Dolar AS per barel menyebabkan kenaikan BBM hampir 100 persen di Amerika Serikat.
- APBN 2026 dirancang dengan asumsi ICP 70 Dolar AS, sehingga kenaikan ringan masih dapat diatasi pemerintah.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kalau Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal lengser apabila harga minyak dunia tembus 150 Dolar AS per barel.
Menkeu Purbaya berpandangan kalau saat ini AS mulai kesulitan dengan kenaikan harga minyak dunia yang tembus 100 Dolar AS per barel. Akibatnya, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sana naik hampir 100 persen.
"Sekarang saja Amerika sudah kelabakan kan? 100 Dolar saja di sana BBM-nya naik hampir 100 persen. Rakyatnya mulai marah. Makanya si Trump langkahnya agak berbeda kan?" katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Kamis (26/3/2026).
Bahkan Purbaya memprediksi jika harga minyak global tembus 150 Dolar AS per barel, Trump kemungkinan jatuh dari posisinya sebagai Presiden AS.
"Bisa sampai 150? Jatuh Trump sudah. Bukan kita yang jatuh, sana. Kalau kita masih bisa jaga di sini," timpal dia.
Di sisi lain, Bendahara Negara juga menjelaskan kalau APBN dirancang dengan asumsi setahun penuh. Apabila harga minyak naik hanya beberapa hari, maka anggaran masih bisa mengatasi kenaikan tersebut.
Sebab di rancangan APBN 2026, pemerintah menetapkan asumsi harga patokan minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar 70 Dolar AS per barel.
"Sampai sekarang baru 74-an (Dolar AS per barel) lah, artinya naiknya baru 4 Dolar AS dibanding asumsi," lanjutnya.
"Jadi kalau 74 mah cuma naik 4. Saya bisa tutup dengan gampang," tambah dia lagi.
Baca Juga: Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?
Ia lalu menegaskan kalau Pemerintah memiliki sejumlah cara untuk memastikan dampak kenaikan harga minyak dunia, khususnya pada subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Tag
Berita Terkait
-
Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?
-
Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon
-
Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran
-
Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896
-
Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?
-
Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik
-
IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok
-
Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi
-
Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026