Bisnis / Keuangan
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah pada Rabu (25/3/2026) di level Rp16.919 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan pasca liburan.
  • Pelemahan rupiah dipicu tekanan global dari situasi Timur Tengah serta harga minyak yang masih tinggi.
  • Mata uang Asia mayoritas menguat, dengan Won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar dibandingkan mata uang Asia lainnya.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih konsisten melemah pada pembukaan hari ini. Pelemahan rupiah terus terjadi usai liburan panjang.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (25/3/2026) dibuka ke level Rp16.919 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,13 persen dibanding penutupan pada Selasa (17/3/2026) yang berada di level Rp 16.998 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.982 per dolar AS. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah gagal menguat disebabkan oleh tekanan global dari Timur Tengah.

"Rupiah diperkiran melemah terhadap dolar AS. Walau ada harapan de-eskalasi di Timur Tengah, merespon laporan bahwa AS telah memberikan Iran sebuah rencana yang dapat mengakhiri konflik tersebut," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun sentimen umum masih belum pulih. Salah satunya harga minyak masih tinggi dan selat hormuz masih ditutup. Kondisi itu membuat rupiah masih akan terus tertekan.

"Investor masih belum sepenuhnya yakin dan terus berhati-hati memantau perkembangannya. Range 16.850-16.950," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,47 persen.

Selanjutnya, ada dolar Taiwan yang terkerek 0,27 persen dan baht Thailand menanjak 0,17 persen. Disusul, yuan China yang terapresiasi 0,11 persen.

Berikutnya, ringgit Malaysia terangkat 0,11 persen dan dolar Singapura yang menguat tipis 0,04 persen.

Baca Juga: BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Sedangkan, yen Jepang dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,006 persen. Diikuti, peso Filipina yang terlihat melemah tipis 0,005 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Load More