- Total kredit Bank Mega Syariah mencapai Rp 5,9 triliun per Desember 2025, tumbuh signifikan lebih dari 60 persen secara tahunan.
- Peningkatan giro rupiah korporasi hingga 174 persen didukung layanan cash management dan giro yang relevan bagi institusi.
- Bank Mega Syariah memberikan apresiasi berupa Toyota Rush kepada Yayasan Wakaf UMI atas loyalitas nasabah korporasi.
Suara.com - Bank Mega Syariah mencatatkan total kredit tumbuh lebih dari 60 persen secara tahunan (year on year) menjadi lebih dari Rp 5,9 triliun pada Desember 2025.
Kinerja ini menjadi salah satu penopang ekspansi bisnis, termasuk dalam mendorong pembiayaan atau kredit korporasi.
Pertumbuhan tersebut didukung optimalisasi layanan giro dan solusi cash management yang dinilai semakin relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan maupun yayasan.
Hal ini juga tercermin dari peningkatan signifikan pada giro rupiah korporasi yang mencapai lebih dari Rp 764 miliar atau tumbuh lebih dari seratus tujuh puluh empat persen secara tahunan.
Syariah Sales Segment Deputy Division Head Bank Mega Syariah, Yoga Abyansa, menjelaskan peningkatan ini menunjukkan kepercayaan institusi yang semakin kuat terhadap layanan perseroan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pengembangan kredit korporasi.
"Berbagai solusi seperti payroll, virtual account, pembayaran pajak, yang terintegrasi dalam fitur cash management system hingga bank garansi menjadi katalis penting dalam memperkuat ekosistem keuangan korporasi sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan arus kas institusi," ujar Yoga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, kinerja positif tersebut juga didukung oleh implementasi Program Mesya Berkah Institusi yang dirancang untuk meningkatkan loyalitas nasabah.
Program ini memberikan nilai tambah bagi mitra institusi yang tidak hanya menempatkan dana, tetapi juga memanfaatkan layanan transaksional secara optimal, termasuk dalam mendukung kebutuhan pembiayaan.
Sebagai bentuk apresiasi, Bank Mega Syariah menyerahkan hadiah satu unit Toyota Rush kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia. Penghargaan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah korporasi.
Baca Juga: Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
Manajemen menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem keuangan korporasi yang solid, sekaligus mendorong pertumbuhan kredit yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
-
Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas
-
Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin
-
Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
-
Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!