- Warga Jakarta serbu SPBU untuk isi full tank antisipasi kenaikan BBM nonsubsidi nanti malam.
- Pengendara motor dominasi antrean di SPBU Kalibata dan Pancoran demi amankan harga lama.
- Warga pilih isi BBM siang hari untuk hindari kemacetan parah di SPBU pada Selasa malam.
Suara.com - Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang diprediksi berlaku mulai tengah malam nanti memicu reaksi cepat dari para pemilik kendaraan di Ibu Kota. Sejumlah SPBU di Jakarta mulai dipadati pengendara yang ingin mengamankan stok bahan bakar dengan harga lama, Selasa (31/3/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan tren pengisian tangki penuh (full tank) meningkat signifikan. Di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, para petugas SPBU mulai sibuk melayani antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang terus mengalir sejak pagi hari.
"Iya, sudah lumayan banyak memang yang isi full tank dari tadi pagi," ujar Paijo, salah seorang petugas SPBU di Kalibata kepada awak media.
Meski pihak Pertamina belum merilis pengumuman resmi terkait besaran kenaikan, kabar burung yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa penyesuaian harga akan dilakukan tepat pada pukul 00.00 WIB. Kabar inilah yang kemudian mendorong warga untuk melakukan langkah antisipasi.
Fenomena serupa terlihat di SPBU Pancoran, Jakarta Selatan. Di sini, pengendara motor tampak mendominasi antrean. Muhamad (27), salah seorang warga, mengaku sengaja mengisi penuh tangki motornya setelah mendengar isu harga BBM nonsubsidi bakal meroket hingga Rp17.000 per liter.
"Lumayan selisih harganya. Jadi mumpung masih dapat harga murah, saya langsung full tank. Biasanya cuma isi Rp30 ribu, ini tadi sampai Rp82 ribu," jelas Muhamad.
Tak hanya roda dua, pemilik kendaraan roda empat pun tak mau ketinggalan. Abel, seorang pengendara mobil, memilih mengisi BBM pada siang hari demi menghindari penumpukan antrean yang biasanya terjadi pada malam hari menjelang pergantian harga.
"Biasanya kalau mau naik, malamnya antrean pasti mengular sampai keluar jalan. Makanya mending siang begini," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sejumlah SPBU masih terpantau kondusif dengan antrean sekitar dua hingga sepuluh kendaraan di setiap dispenser pengisian. Namun, volume kendaraan diprediksi akan terus meningkat menjelang tenggat waktu penyesuaian harga nanti malam.
Baca Juga: Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban
-
Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global
-
MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun
-
97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China
-
Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
-
Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon
-
IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok