- Pertamina memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tetap stabil di semua SPBU mulai tanggal 1 April 2026.
- Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan distribusi energi dan memperkuat koordinasi untuk menjamin ketersediaan pasokan nasional.
- Masyarakat diimbau oleh Pertamina untuk bijak menggunakan energi dan tidak terprovokasi isu yang memicu pembelian panik.
Suara.com - Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU mulai 1 April 2026. Kebijakan ini berlaku baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi, sejalan dengan arahan pemerintah.
Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga juga memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi hingga negosiasi dengan pemasok.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan pihaknya akan terus menjalankan kebijakan pemerintah terkait harga BBM, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying," ujar Roberth.dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, Pertamina juga terus mengoptimalkan sistem distribusi energi guna memastikan pasokan tetap aman dan tersedia bagi masyarakat.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.
Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pertamina optimistis ketersediaan energi nasional dapat terus terjaga guna mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM
-
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah