- IHSG naik 1,93 persen setelah optimisme pasar meningkat akibat potensi berakhirnya konflik AS-Iran dan penguatan Wall Street.
- Sektor industri melonjak 6,11 persen sebagai pendorong utama, sementara rupiah juga menguat tipis ke Rp16.975 per dolar AS
- Secara teknikal IHSG berpotensi lanjut naik ke 7.200–7.300, namun dibayangi data ekonomi seperti PMI dan surplus perdagangan yang melemah, meski inflasi mulai melandai.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bangkit pada perdagangan Rabu, 1 April 2026. Penguatan indeks ini setelah ada harapan damai atas perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup menguat 1,93 persen ke level 7.184. Penguatan ini terjadi setelah indeks sempat mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Sentimen positif datang dari bursa global, khususnya Wall Street yang melonjak tajam pada perdagangan sebelumnya. Optimisme pasar meningkat setelah muncul sinyal bahwa konflik AS-Iran berpotensi segera berakhir.
Presiden AS, Donald Trump, bahkan mengisyaratkan bahwa negaranya akan keluar dari konflik tersebut dalam dua hingga tiga pekan.
Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang oleh kinerja sejumlah sektor. Saham sektor industri mencatat kenaikan tertinggi sebesar 6,11 persen, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang melemah tipis sebesar 0,2 persen.
Nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan, ditutup naik 0,09 persen ke level Rp16.975 per dolar AS di pasar spot.
Secara teknikal, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Indeks diperkirakan akan menguji area resistance di kisaran 7.200 hingga 7.300, dengan support di level 7.100 dan pivot di 7.200.
"Secara teknikal, beberapa indikator menunjukkan IHSG berpeluang melanjutkan rebound dan menguji level 7.200-7.300," tulis riset tersebut.
Meski demikian, sejumlah data ekonomi domestik menunjukkan sinyal beragam. Indeks manufaktur S&P Global Indonesia melemah ke level 50,1 pada Maret 2026 dari sebelumnya 53,8 pada Februari.
Baca Juga: Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
Surplus neraca perdagangan juga turun menjadi 1,28 miliar dolar AS pada Februari 2026, dibandingkan 3,09 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Namun, angka tersebut masih lebih baik dibandingkan surplus Januari 2026 yang sebesar 0,96 miliar dolar AS.
Sementara itu, inflasi Maret 2026 tercatat melandai menjadi 0,41 persen secara bulanan (MoM) dan 3,48 persen secara tahunan (YoY), lebih rendah dibandingkan Februari yang mencapai 0,68 persen MoM dan 4,76 persen YoY.
Dengan kombinasi sentimen global yang positif dan indikator domestik yang beragam, pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat ditentukan oleh arah perkembangan geopolitik serta respons pasar terhadap data ekonomi terbaru.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,03 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,44 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,98 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 494 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 240 saham tidak mengalami pergerakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN
-
1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar
-
IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?
-
IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!
-
Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit
-
Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat
-
Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658
-
IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB
-
Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram
-
Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan