- Ketua Banggar DPR RI mengusulkan verifikasi biometrik sidik jari atau retina untuk pendistribusian gas LPG 3 kilogram.
- Langkah tersebut bertujuan memastikan subsidi energi tepat sasaran kepada 5,4 juta masyarakat yang memang berhak menerima.
- Penerapan teknologi digital ini diharapkan dapat mencegah manipulasi data serta efisiensi anggaran subsidi pemerintah tahun 2026 mendatang.
Ia justru mempertanyakan mengapa harga energi non-subsidi tidak disesuaikan terlebih dahulu sebelum menyentuh alokasi untuk masyarakat kelas bawah.
Data Subsidi LPG dan Tantangan Implementasi
Sebagai gambaran, pemerintah telah menganggarkan dana yang sangat besar untuk menjaga harga gas melon tetap terjangkau.
Pada tahun 2025, subsidi LPG 3 kg dialokasikan mencapai Rp82,95 triliun. Besaran subsidi per tabung diperkirakan berada di rentang Rp30.000 hingga Rp36.000.
Besaran ini membuat Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan jauh di bawah harga keekonomian yang sebenarnya.
Untuk tahun 2026, kuota subsidi LPG 3 kg ditetapkan sebesar 8 juta ton. Berdasarkan data per 30 April 2024, tercatat ada 41,8 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah terdaftar dalam sistem "Subsidi Tepat LPG".
Jika dikalkulasi secara kasar, setiap satu individu yang terdaftar tersebut hanya mendapatkan nilai manfaat subsidi sekitar Rp1,98 juta per tahun, atau sekitar Rp165.000 per bulan.
Berita Terkait
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia
-
BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas
-
Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta
-
WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus
-
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa
-
Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan