Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 April 2026 | 11:45 WIB
Emas Antam berbalik alami kenaikan. (Dok: Antam)
Baca 10 detik
  • Harga emas antam berbalik naik Rp15.000 per gram, sementara harga buyback juga meningkat Rp19.000. 
  • Harga global cenderung datar karena investor menunggu perkembangan konflik dan kebijakan suku bunga. 
  • Ekspektasi suku bunga tinggi dari Federal Reserve mengurangi daya tarik emas meski risiko geopolitik meningkat.

Pasar saat ini juga memperkirakan kecil kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada tahun ini.

Ke depan, investor akan mencermati risalah rapat kebijakan The Fed serta sejumlah data ekonomi penting AS, seperti inflasi berbasis Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) dan Indeks Harga Konsumen (CPI).

Spivak menambahkan, harga emas berpotensi kembali menguat dalam jangka panjang setelah ketidakpastian mereda.

"Tahun lalu, emas bergerak sendiri dan menjadi narasi spekulatif tersendiri. Kita kemungkinan akan melihat hal itu muncul kembali tahun ini setelah risiko apa pun mereda... pada akhirnya, menjelang akhir tahun, kita bisa mendekati USD 5.500 dan USD 6.000," tambahnya.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga mengalami tekanan. Harga perak turun 0,9 persen menjadi 72,17 dolar AS per ons, platinum melemah 1,1 persen ke 1.958,75 dolar AS, dan paladium turun 0,5 persen menjadi 1.478,49 dolar AS per ons.

Load More