- Harga emas antam berbalik naik Rp15.000 per gram, sementara harga buyback juga meningkat Rp19.000.
- Harga global cenderung datar karena investor menunggu perkembangan konflik dan kebijakan suku bunga.
- Ekspektasi suku bunga tinggi dari Federal Reserve mengurangi daya tarik emas meski risiko geopolitik meningkat.
Pasar saat ini juga memperkirakan kecil kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada tahun ini.
Ke depan, investor akan mencermati risalah rapat kebijakan The Fed serta sejumlah data ekonomi penting AS, seperti inflasi berbasis Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) dan Indeks Harga Konsumen (CPI).
Spivak menambahkan, harga emas berpotensi kembali menguat dalam jangka panjang setelah ketidakpastian mereda.
"Tahun lalu, emas bergerak sendiri dan menjadi narasi spekulatif tersendiri. Kita kemungkinan akan melihat hal itu muncul kembali tahun ini setelah risiko apa pun mereda... pada akhirnya, menjelang akhir tahun, kita bisa mendekati USD 5.500 dan USD 6.000," tambahnya.
Sementara itu, logam mulia lainnya juga mengalami tekanan. Harga perak turun 0,9 persen menjadi 72,17 dolar AS per ons, platinum melemah 1,1 persen ke 1.958,75 dolar AS, dan paladium turun 0,5 persen menjadi 1.478,49 dolar AS per ons.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?
-
Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026