- IHSG turun 20 poin seiring bursa Asia yang ikut tertekan akibat konflik AS-Iran.
- Ancaman Donald Trump serta penutupan jalur minyak memicu lonjakan harga energi dan ketidakpastian pasar.
- Nilai tukar menyentuh Rp17.000 per dolar AS, berpotensi menekan APBN dan memperburuk sentimen domestik
Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berujung di zona merah pada sesi I perdagangan Selasa, 7 April 2026.
Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG tercatat turun 20 poin atau 0,29 perse ke level 6.969. Pelemahan ini sejalan dengan bursa regional Asia yang juga tertekan di tengah ketidakpastian konflik di Timur Tengah.
Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih menjadi perhatian utama pelaku pasar. Sebelumnya, pasar sempat mencermati peluang negosiasi gencatan senjata, termasuk rencana penghentian konflik selama 45 hari yang dapat mengarah pada perdamaian permanen.
Namun, situasi kembali memanas setelah Iran tetap menutup jalur distribusi minyak global, meski mendapat tekanan internasional. Kondisi ini memicu lonjakan harga minyak dunia akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyatakan akan menyerang infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan jembatan jika tenggat waktu kesepakatan tidak dipenuhi.
Tekanan terhadap pasar domestik juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp17.000 per dolar AS. Depresiasi rupiah dinilai memperbesar risiko terhadap kondisi fiskal, termasuk potensi pelebaran defisit APBN.
"Ketidakpastian berakhirnya konflik di Timur Tengah ini memiliki dampak pada kondisi dalam negeri yang akhirnya terbebani fiskal," tulis riset tersebut.
Pada sesi pertama perdagangan, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain IFSH, ESIP, KUAS, GSMF, dan PMJS. Sementara itu, saham yang mengalami penurunan terdalam di antaranya CHEM, TIRT, OMRE, NSSS, dan SMDM.
Di tengah tekanan pasar, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham CDIA dengan rating buy pada kisaran support 765 hingga resistance 960.
Baca Juga: FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 16,23 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,22 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,10 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 271 saham bergerak naik, sedangkan 398 saham mengalami penurunan, dan 289 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, IFSH, ESIP, KUAS, GSMF, PMJS, MEGA, BELL, INDS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, CHEM, TIRT, OMRE, NSSS, SMDM, ITMA, CANI, NANO.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?
-
SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026
-
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun
-
PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon
-
TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan
-
Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia
-
Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja
-
Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026
-
Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah
-
Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru