- Harga emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian serentak mengalami kenaikan signifikan pada Kamis, 9 April 2026.
- Emas Antam mencatat rekor harga baru mencapai Rp3.016.000 per gram akibat meningkatnya permintaan pasar sebagai aset aman.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan dinamika kebijakan Amerika Serikat memicu kenaikan harga emas di pasar global.
Pecahan 0,5 gram: Rp1.526.000
Pecahan 1 gram: Rp2.908.000
Pecahan 2 gram: Rp5.747.000
Pecahan 5 gram: Rp14.261.000
Pecahan 10 gram: Rp28.447.000
Pecahan 25 gram: Rp70.736.000
Pecahan 50 gram: Rp141.360.000
Pecahan 100 gram: Rp282.581.000
Pecahan 250 gram: Rp704.717.000
Pecahan 500 gram: Rp1.409.432.000
Pecahan 1.000 gram: Rp2.818.862.000
Harga Emas Antam
Emas Antam tetap menjadi primadona utama di pasar domestik berkat likuiditasnya yang tinggi. Di laman Sahabat Pegadaian, rincian harga yang ditampilkan mencakup satuan 0,5 gram hingga batas maksimal 100 gram.
Penembusan angka Rp3 juta per gram hari ini diprediksi akan mengubah peta strategi investasi bagi kalangan milenial dan profesional usia 18-45 tahun yang sedang membangun portofolio investasi mereka.
Pecahan 0,5 gram: Rp1.560.000
Pecahan 1 gram: Rp3.016.000
Pecahan 2 gram: Rp5.970.000
Pecahan 3 gram: Rp8.929.000
Pecahan 5 gram: Rp14.846.000
Pecahan 10 gram: Rp29.635.000
Pecahan 25 gram: Rp73.957.000
Pecahan 50 gram: Rp147.831.000
Pecahan 100 gram: Rp295.581.000
Harga Emas UBS
Produk dari PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) juga tidak ketinggalan mencatatkan performa gemilang.
UBS menawarkan alternatif investasi yang kompetitif dengan rentang kuantitas mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram bagi para kolektor dan investor.
Pecahan 0,5 gram: Rp1.580.000
Pecahan 1 gram: Rp2.923.000
Pecahan 2 gram: Rp5.800.000
Pecahan 5 gram: Rp14.331.000
Pecahan 10 gram: Rp28.512.000
Pecahan 25 gram: Rp71.139.000
Pecahan 50 gram: Rp141.985.000
Pecahan 100 gram: Rp283.857.000
Pecahan 250 gram: Rp709.433.000
Pecahan 500 gram: Rp1.417.200.000
Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!
Meningkatnya harga emas ini mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap aset yang tahan terhadap inflasi.
Di tengah memanasnya situasi di Selat Hormuz dan ketidakpastian diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran, emas kembali membuktikan perannya sebagai jangkar keamanan finansial bagi masyarakat di kota-kota besar Indonesia yang ingin melindungi nilai kekayaan mereka dari volatilitas ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari
-
Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
-
Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing
-
Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal
-
Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026
-
BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI