- Harga komoditas bawang dan berbagai jenis beras di pasar tradisional nasional mengalami kenaikan pada 9 April 2026.
- Data PIHPS Bank Indonesia menunjukkan kenaikan harga paling tajam terjadi pada komoditas bawang merah ukuran sedang.
- Berbeda dengan bawang dan beras, harga sejumlah cabai, daging ayam, serta minyak goreng curah mengalami penurunan signifikan.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan tren kenaikan pada Kamis, 9 April 2026. Sejumlah komoditas utama seperti bawang dan beras terpantau mengalami kenaikan harga di pasar tradisional di berbagai provinsi.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah ukuran sedang yang naik cukup tajam.
Harga bawang merah tercatat mencapai Rp 51.750 per kilogram atau naik 8,26 persen dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara komoditas pangan lainnya.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp 42.850 per kilogram atau naik 5,8 persen.
Di kelompok beras, tren kenaikan juga terlihat. Beras kualitas bawah I naik 4,14 persen menjadi Rp 15.100 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II naik 1,03 persen menjadi Rp 14.650 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium I tercatat Rp 16.050 per kilogram atau naik 0,31 persen, sementara medium II berada di Rp 15.900 per kilogram dan relatif stabil.
Adapun beras kualitas premium juga mengalami kenaikan tipis. Beras kualitas super I naik 0,87 persen menjadi Rp 17.100 per kilogram, sedangkan kualitas super II berada di Rp 16.750 per kilogram atau naik 0,3 persen.
Di sisi lain, kelompok cabai menunjukkan tren penurunan harga. Cabai merah besar turun 14,56 persen menjadi Rp 39.600 per kilogram, sementara cabai merah keriting turun lebih dalam 16,54 persen menjadi Rp 38.100 per kilogram.
Cabai rawit hijau juga mengalami penurunan signifikan sebesar 22,77 persen menjadi Rp 41.550 per kilogram. Cabai rawit merah turut turun 15,34 persen menjadi Rp 72.850 per kilogram.
Baca Juga: Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi
Untuk komoditas protein, harga daging ayam ras segar tercatat Rp 38.550 per kilogram atau turun 8,75 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Namun, harga daging sapi justru mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I naik 0,94 persen menjadi Rp 149.650 per kilogram, sedangkan kualitas II naik 3,57 persen menjadi Rp 145.100 per kilogram.
Di kelompok gula, gula pasir premium naik 6,2 persen menjadi Rp 21.400 per kilogram. Sementara gula pasir lokal justru turun tipis 0,53 persen menjadi Rp 18.900 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng menunjukkan tren beragam. Minyak goreng curah turun 4,79 persen menjadi Rp 18.900 per kilogram. Namun minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,95 persen menjadi Rp 23.500 per kilogram dan kemasan bermerek II naik 2,49 persen menjadi Rp 22.600 per kilogram.
Adapun telur ayam ras segar tercatat Rp 32.700 per kilogram atau turun 1,65 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berita Terkait
-
Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran
-
BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
-
Harga Cabai Rawit Tembus Rp78.900/kg, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Terbaru Hari Ini
-
Jelang Idul Fitri 2026, Satgas Pangan Tindak 350 Pelanggaran dan Proses 4 Perkara Hukum
-
Inflasi Februari 0,68 Persen, Harga Ayam dan Cabai Jadi Biang Kerok Jelang Ramadan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari
-
Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
-
Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing
-
Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal
-
Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026
-
BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI