- Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp1,77 triliun pada saham perbankan besar di BEI tanggal 9 April 2026.
- Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran memicu kenaikan harga minyak mentah global serta menekan bursa saham Asia.
- IHSG diprediksi berpotensi terkoreksi, sehingga investor disarankan menerapkan strategi beli saat harga melemah pada saham sektor energi.
Saham Meta Platforms meroket 2,6% setelah mereka memamerkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim lebih mumpuni. Raksasa ritel Walmart dan perusahaan utilitas American Electric Power juga ikut menghijau, memberikan napas bagi bursa New York.
Siasat Trading Hari Ini: Mengintip Peluang di Saham Komoditas
Melihat kondisi IHSG yang rawan terkoreksi, strategi selective buying atau memburu saham yang sedang terdiskon (Buy on Weakness) menjadi pilihan yang lebih bijak.
BNI Sekuritas melalui Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman, menyodorkan beberapa ide trading untuk hari ini:
BUMI (Buy on Weakness): Area beli di 236-242 dengan target dekat di 248-252. Disiplin cutloss jika di bawah 236.
CPIN (Spec Buy): Area beli di 4.370-4.400, target di 4.450-4.500. Cutloss jika di bawah 4.300.
INDY & ESSA (Spec Buy): INDY menarik di area 3.630-3.650 dengan target 3.700-3.780. Sementara ESSA bisa dilirik di area 720-730 dengan target 740-755.
RAJA & MDKA (Spec Buy): RAJA di area 4.210-4.240 (Target: 4.280-4.340) dan MDKA di area 3.200-3.230 (Target: 3.300-3.350).
Kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Selat Hormuz kemungkinan besar akan memberikan sentimen positif bagi saham-saham energi seperti INDY dan ESSA, sementara BUMI tetap menjadi perhatian pasar seiring volume perdagangannya yang dinamis.
Baca Juga: Jelang RUPS, BBRI Dikabarkan Bakal Bagi Dividen Lebih Besar
DISCLAIMER: Perdagangan saham dan aset kripto melibatkan risiko finansial yang signifikan. Analisis teknikal dan fundamental yang disajikan merupakan panduan berdasarkan data pasar terkini dan bukan jaminan keuntungan mutlak.
Berita Terkait
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya
-
Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
-
Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083
-
Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun
-
IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346
-
Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah "Drama" Trump-Iran
-
Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara
-
Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket
-
UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape
-
Strategi Baru Tekan Biaya Produksi Sawit, Sebar Serangga Penyerbuk
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Siapa Saja?
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek