Suara.com - Pemerintah Indonesia memastikan energi akan tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah terus berusaha mengurangi ketergantungan impor energi dengan cara meningkatkan kapasitas kilang domestik.
Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, saat berbicara pada Podcast Total Politik, baru-baru ini.
“Ketahanan energi bukan hanya soal pasokan, tetapi juga soal kedaulatan dan keberlanjutan ekonomi nasional. Pemerintah akan terus memastikan energi itu tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat,” katanya.
Dalam upaya mendorong penguatan energi domestik, Bahlil mengatakan pihaknya melakukan pengembangan substitusi LPG melalui hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor secara bertahap, meskipun membutuhkan waktu dan investasi besar.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga membeberkan catatan keberhasilan pemerintah dalam pengurangan impor energi. Ia menyebut peningkatan kapasitas kilang domestik, termasuk di Balikpapan, serta implementasi program biodiesel, membuat Indonesia saat ini telah berhasil menghentikan impor solar.
“Tantangannya masih tersisa pada komoditas bensin dan LPG yang masih bergantung pada pasar global,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan saat ini pemerintah terus memperkuat langkah strategis untuk menjaga pasokan energi dan melindungi daya beli masyarakat. Berdasarkan data yang dimilikinya, ia mengungkap Indonesia saat ini membutuhkan sekitar 1,6 juta barel minyak per hari, sementara produksi domestik baru mencapai sekitar 605 ribu barel per hari.
“Kondisi ini membuat Indonesia masih bergantung pada impor, dengan hampir satu juta barel per hari didatangkan dari luar negeri. Sekitar 20–25% di antaranya melewati Selat Hormuz, jalur vital yang kini terdampak ketegangan geopolitik,” jelasnya.
Sementara itu, untuk ketergantungan impor, Bahlil mengakui masih terjadi pada LPG. Dari total kebutuhan sekitar 8,4 juta ton per tahun, produksi dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 1,6 juta ton, sehingga lebih dari 75% masih harus diimpor.
Baca Juga: Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
“Di tengah lonjakan harga minyak dunia yang melampaui asumsi APBN sebesar USD 70 per barel, pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak. Kebijakan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat,” kata politisi Golkar ini.
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pemerintah sudah memperkirakan tambahan kebutuhan subsidi energi dapat mencapai Rp150–200 triliun apabila harga minyak rata-rata berada di kisaran USD 90–100 per barel.
Pendanaan subsidi tersebut, kata dia, diupayakan melalui peningkatan penerimaan negara dari sektor migas serta optimalisasi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara.
"Tapi pemerintah punya batas toleransi fiskal, terutama jika harga minyak melampaui USD 120 per barel,” ujarnya. ***
Berita Terkait
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Malaysia di Ambang Krisis BBM
-
Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia
-
5 Pilihan Sepeda Listrik 500 Watt, Bandel di Tanjakan dan Hemat Buat Harian
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara
-
Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?
-
Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut