- Sekuritas milik Himbara seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan BRI Danareksa Sekuritas akan dipisahkan dari induk bank dan digabung dalam satu holding BUMN.
- Pemisahan dari bank induk diharapkan memangkas birokrasi sehingga perusahaan sekuritas bisa mengambil keputusan lebih cepat dan adaptif.
- Skema ini mengacu pada transformasi Bank Syariah Indonesia yang berhasil berkembang setelah dipisah dari unit syariah bank Himbara menjadi entitas mandiri.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengambil alih pengelolaan perusahaan sekuritas milik bank-bank Himbara dan mengonsolidasikannya dalam satu holding baru.
Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan langkah ini akan membuat perusahaan sekuritas yang selama ini berada di bawah perbankan menjadi entitas mandiri.
"Akuisisi itu adalah berarti mereka akan berdiri sendiri menjadi sebuah BUMN sendiri. Tidak dibawah bank-bank. Jadi dia holding sendiri," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara Jakarta, dikutip Jumat (10/4/2026).
Menurut Rohan, pemisahan ini dilakukan karena skala bisnis perusahaan sekuritas milik Himbara dinilai sudah semakin besar dan layak berdiri sendiri.
"Dulu dia masih sebuah anak perusahaan di sebuah bank. Mandiri sekuritas, BNI sekuritas, dan seterusnya. Sekarang dia tuh sudah layak ini. Seperti mungkin supaya tidak banyak pemikiran yang lebih menyimpang lah ya berpikirnya," bebernya.
Rohan menambahkan, skema ini serupa dengan pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI), yang sebelumnya merupakan unit usaha syariah dari bank Himbara sebelum akhirnya berdiri sebagai entitas BUMN tersendiri.
"Sama aja sama Bank Syariah Indonesia. Sekarang kan jadi BUMN sendiri. Why? Sudah gede kan asetnya sudah berapa ratus triliun kan. Padahal dulu startnya sebagai Bank Syariah mandiri. Anak perusahaannya mandiri juga gitu. Dari kecil-kecil-kecil jadi besar," imbuhnya.
Rohan menilai, selama masih berada di bawah induk perbankan, proses bisnis sekuritas kerap terhambat oleh birokrasi internal.
"Dia bisa mengambil keputusan lebih cepat, karena nggak usah keinduk kan," imbuhnya.
Baca Juga: Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
Meski demikian, Danantara belum merinci lebih lanjut terkait besaran aset yang akan dikelola maupun siapa yang akan memimpin holding sekuritas tersebut.
"Iya nantilah diumumin, karena berbagai hal kan bukan sekedar besar kecil yang ini kan macam-macam kan technicalnya kan. (Kriteria induk holding) Bisa aset, bisa nggak aset, bisa managementnya, bisa blablabla. Bisa portofolionya, bukan asetnya, jenis portofolionya, jadi nanti ya," tutupnya.
Adapun, beberapa sekuritas di bawah pengelolaan himbara diantaranta, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan BRI Danareksa Sekuritas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar
-
Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?