- Indeks Harga Saham Gabungan melesat 1,41 persen ke level 7.606 pada awal perdagangan Selasa, 14 Maret 2026.
- Sebanyak 425 saham mengalami kenaikan di Bursa Efek Indonesia dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,75 triliun.
- Pergerakan pasar diproyeksikan menguat akibat sentimen positif bursa Wall Street meski tertekan fluktuasi nilai tukar rupiah.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di zona hijau pada awal perdagangan Selasa, 14 Maret 2026. IHSG melesat 1,31 persen ke level 7.598.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG meroket 1,41 persen ke level 7.606
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,91 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,75 triliun, serta frekuensi sebanyak 195.900 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 425 saham bergerak naik, sedangkan 102 saham mengalami penurunan, dan 432 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, RICY, WBSA, FITT, ZONE, KONI, BAPA, CITY, ATAP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, LUCY, PLAN, BELI, HELI, GRPM, LFLO, ISAP, AMAG.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan bergerak bervariasi namun cenderung menguat pada perdagangan hari ini, seiring dorongan sentimen global yang mulai membaik.
Berdasarkan riset CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan indeks di bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan pasar. Hal ini dipicu oleh meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, meski sebelumnya perundingan sempat menemui jalan buntu.
Baca Juga: 18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten
"Penguatan indeks di bursa Wall Street seiring adanya harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika dan Iran pasca pertemuan gagal diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar," tulis riset tersebut.
Namun demikian, pergerakan IHSG tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi menjadi sentimen negatif yang menahan laju penguatan indeks.
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang support di level 7.410 dan 7.320, serta resist di level 7.590 hingga 7.680.
Di tengah kondisi tersebut, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang layak dicermati investor, yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), serta PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dengan rekomendasi beli.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas
-
Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
-
BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik
-
Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan