Bisnis / Keuangan
Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan melesat 2,14 persen ke level 7.660 pada perdagangan sesi pertama Selasa, 14 April 2026.
  • Phintraco Sekuritas menyatakan penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif pasar serta indikator teknikal MACD yang masih menunjukkan momentum.
  • Pasar perlu mencermati potensi konsolidasi jangka pendek karena indikator Stochastic RSI kini telah berada di area jenuh beli.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjutlan reli positif pada awal perdagangan sesi I Selasa, 14 April 2026. IHSG ditutup melesat 2,14 persen ke levek 7.660

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, penguatan IHSG ini mencerminkan sentimen positif yang masih terjaga di pasar, sekaligus melanjutkan tren rebound dalam beberapa waktu terakhir.

Secara teknikal, tim riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa histogram positif pada indikator MACD masih terus berlanjut, yang mengindikasikan momentum penguatan belum mereda.

Namun demikian, indikator Stochastic RSI saat ini telah berada di area overbought, sehingga pelaku pasar perlu mencermati potensi konsolidasi jangka pendek.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].

Meski berada di area jenuh beli, IHSG dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada sesi II.

"Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan menuju kisaran level 7.675 hingga 7.700 pada perdagangan sesi II hari ini," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 26,67 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,56 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,81 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 537 saham bergerak naik, sedangkan 137 saham mengalami penurunan, dan 285 saham tidak mengalami pergerakan.

Baca Juga: Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG

Pada sesi pertama, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain RICY, DEFI, PPRE, MORA, KONI, WBSA, SSTM, FITT.

Sedangkan saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya MSIN, DFAM, CANI, TRUK, EPAC, MMIX, PNSE.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More