- Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.180 per dolar AS pada Jumat, 17 April 2026 akibat sentimen negatif.
- Pelemahan dipicu data ketenagakerjaan AS yang solid serta downgrade prospek ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia dan IMF.
- Potensi gencatan senjata Israel-Lebanon membantu menahan tekanan rupiah dengan proyeksi perdagangan di rentang Rp17.100 hingga Rp17.200.
Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak melemah tipis pada pagi ini, Jumat (17/4/2026).
Kombinasi rilis data ketenagakerjaan AS yang solid serta sentimen negatif dari dalam negeri menjadi faktor utama yang menekan mata uang Garuda.
Berdasarkam data Bloomberg, rupiah dibuka Rp17.180. Level ini membuat rupiah melemah 0,25 persen dibandingkan perdagangan Kamis (16/4/2026) di level Rp17.138
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengonfirmasi bahwa pelemahan rupiah ini dipicu oleh rebound indeks dolar AS. Penguatan greenback terjadi setelah data klaim pengangguran di Negeri Paman Sam menunjukkan angka yang lebih kuat (lebih rendah) daripada perkiraan pasar.
"Rupiah melemah pada hari ini terhadap dolar AS yang rebound oleh data pekerjaan, khususnya klaim pengangguran yang lebih kuat dari perkiraan," ujar Lukman Leong saat dihubungi, Jumat (29/11).
Meskipun berada dalam tren melemah, Lukman menyebutkan bahwa tekanan terhadap rupiah sedikit tertahan oleh perkembangan geopolitik global.
Pernyataan Presiden AS, Donald Trump, mengenai potensi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon memberikan sedikit angin segar bagi pasar risiko.
"Pernyataan Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata Israel-Lebanon bisa membatasi perlemahan rupiah lebih lanjut," tambahnya.
Dari dalam negeri, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih menghadapi tantangan berat.
Baca Juga: Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
Sentimen pasar cenderung negatif menyusul langkah lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia (World Bank) dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang baru-baru ini memangkas atau memberikan downgrade terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Koreksi prospek pertumbuhan ini membuat investor cenderung bersikap defensif terhadap aset-aset berbasis rupiah.
"Sentimen domestik masih negatif, tertekan oleh fundamental ekonomi dan downgrade prospek ekonomi oleh Bank Dunia dan IMF baru-baru ini," jelasnya.
Berdasarkan dinamika tersebut, pergerakan rupiah hari ini diprediksi akan tetap berada di zona merah namun dalam rentang yang terbatas. Lukman memproyeksikan mata uang Garuda akan bergerak di kisaran angka yang cukup lebar namun cenderung melemah.
"Untuk kisaran hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS," pungkasnya.
Sementara itu, mata uang Asia bergerak melemah. Salah satunua, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,15 persen. Disusul, baht Thailand yang ambles 0,14 persen.
Selanjutnya, ada yen Jepang yang terlihat turun 0,12 persen. Lalu, ringgit Malaysia dan yuan China sama-sama terkoreksi 0,08 persen. Berikutnya, dolar Hong Kong tertekan 0,02 persen dan dolar Taiwan melemah tipis 0,003 persen.
Sedangkan, Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,08 persen. Kemudian ada dolar Singapura yang menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback di pagi ini.
Berita Terkait
-
Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter
-
Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD
-
Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi
-
Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru