- Investor asal Belanda meninjau potensi energi terbarukan dan sektor ekonomi di Papua untuk menjajaki peluang kerja sama konkret.
- Delegasi mengevaluasi pemanfaatan tenaga air, surya, serta komoditas unggulan lokal seperti sagu untuk pengembangan ekonomi daerah berkelanjutan.
- Kunjungan di Jayapura pada 16 April 2026 tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penciptaan lapangan kerja.
Suara.com - Investor asal Belanda tengah menjajaki berbagai peluang pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan sektor ekonomi di Papua untuk membuka kerja sama yang lebih konkret.
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menyebut kunjungan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur resmi dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, sehingga diharapkan dapat menghasilkan kerja sama nyata.
“Rombongan investor langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi untuk melihat potensi unggulan Papua, mulai dari sumber energi terbarukan hingga sektor perkebunan dan hasil hutan,” katanya di Jayapura, Kamis (16/4/2026), usai pertemuan di Kantor Gubernur Papua.
Delegasi yang dipimpin Alfred van der Klis itu meninjau langsung potensi sumber daya alam Papua, termasuk pemanfaatan energi air, tenaga surya, serta komoditas lokal seperti sagu yang telah dikelola masyarakat.
“Hari ini rombongan telah melihat potensi air sebagai sumber energi listrik, kemudian energi surya di beberapa wilayah, serta potensi lokal seperti sagu yang sudah dikelola masyarakat,” ujar Aryoko.
Ia menambahkan, perhatian juga diberikan pada komoditas lain seperti minyak kayu putih, kakao, dan vanili yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.
Pemerintah provinsi juga berharap adanya dukungan pendanaan dan fasilitas untuk pengembangan sekolah vokasi agar lulusan dapat langsung terserap di dunia kerja.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tahap wacana, melainkan dapat direalisasikan dalam program nyata yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Alfred van der Klis menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, teknologi pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga: Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
“Kami ingin mendorong proyek-proyek ekonomi yang berdampak, terutama yang berfokus pada pendidikan, teknologi pendidikan, dan pekerjaan,” katanya.
Ia juga menyoroti potensi pengembangan energi terbarukan skala kecil seperti panel surya yang dinilai cocok untuk kebutuhan masyarakat Papua.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi juga telah meninjau kawasan Sentani di Kampung Abar, termasuk penerapan sistem panel surya dan rumah produksi sagu sebagai bagian dari potensi ekonomi lokal.
Berita Terkait
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
-
Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram
-
Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan
-
OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG
-
RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab
-
'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250
-
150 Ribu Pekerja Terancan Jadi Pengangguran Akibat Larangan Vape
-
Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN