Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB
BBRI Bagikan dividen jumbo (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • PT Danantara Asset Management akan menerima dividen final sebesar Rp16,67 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk tahun 2026.
  • Penerimaan dana tersebut didasarkan pada kepemilikan saham Danantara di BRI yang mencapai 52,66 persen per tanggal 31 Maret 2026.
  • Pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen BRI memberikan imbal hasil optimal di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global.

Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham BBRI telah menyetujui pembagian dividen final total sebesar Rp31,47 triliun atau setara dengan Rp209 per saham.

Secara akumulatif, BBRI mengalokasikan total Rp52,10 triliun dari laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen. Angka tersebut mencakup dividen interim sebesar Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham yang telah didistribusikan sebelumnya pada 15 Januari 2026.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, keputusan pembagian dividen tunai ini merupakan komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal bagi para pemegang saham.

Pembagian dividen ini juga didukung oleh kinerja keuangan yang solid serta pengelolaan risiko yang terjaga.

"Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja Perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional," ujar Hery dalam keterangan resmi tertulis, Senin (13/4/2026) lalu.

Langkah ini menegaskan peran strategis perbankan pelat merah dalam mendukung kebijakan fiskal pemerintah. Meskipun demikian, pengamat mengingatkan agar BRI tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan manajemen risiko yang ketat, terutama di tengah dorongan berbagai program pemerintah yang masif.

Penyaluran kredit diharapkan tetap selektif guna menjaga Loan to Deposit Ratio (LDR) pada level yang optimal.

Load More