- Jumlah nasabah Tabungan Simpeda di seluruh Indonesia meningkat hingga 8,9 juta orang per akhir Desember 2025.
- Asbanda menyelenggarakan Undian Nasional Simpeda di Surakarta dengan total hadiah Rp3 miliar untuk mengapresiasi loyalitas nasabah.
- Pertumbuhan dana Simpeda sebesar 12 persen di Bank Jateng turut memperkuat inklusi keuangan dan ekonomi daerah.
Suara.com - Tren menabung masyarakat Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini tercermin dari jumlah nasabah Tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) yang kini telah menembus jutaan orang di seluruh Indonesia.
Berdasarkan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), hingga akhir Desember 2025 jumlah penabung Simpeda tercatat mencapai lebih dari 8,9 juta nasabah. Angka tersebut tumbuh sekitar 104 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa budaya menabung semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran perbankan daerah dalam mendorong inklusi keuangan.
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menyebut program Simpeda telah menjadi instrumen penting dalam menghimpun dana masyarakat.
"Hal ini capaian yang luar biasa dan dibutuhkan, menunjukkan Simpeda sudah menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat dalam melakukan simpanan dan transaksi keuangan," ujar Bambang dikutip Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, program Simpeda yang telah berjalan lebih dari tiga dekade tidak hanya berfungsi sebagai produk tabungan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan loyalitas nasabah serta menarik minat masyarakat agar lebih aktif menabung.
"Visualisasi ini diharapkan mampu mewakili semangat tema Sinergi Nusantara dalam Undian Nasional Tabungan Simpeda yang digelar di Solo, Jawa Tengah," ujar Bambang.
Adapun, untuk mengapresiasi para nasabah, Asband menggelar Undian Nasional Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXVI-2026 yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, dengan total hadiah mencapai Rp3 miliar. Program ini menjadi salah satu strategi untuk memperluas basis nasabah sekaligus menjaga keterlibatan mereka dalam produk tabungan.
Senada, Sekretaris Jenderal Asbanda, Rokidi, menilai Simpeda telah menjadi kekuatan utama yang menyatukan bank pembangunan daerah (BPD) di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil
"Karena produk tabungan Simpeda inilah kami dari Sabang sampai Merauke bisa bersatu dan malam hari ini berkumpul di Surakarta," bebernya
Dari sisi kinerja, Bank Jateng mencatatkan pertumbuhan positif. Dana tabungan Simpeda meningkat sekitar 12 persen secara tahunan (year-on-year) atau setara Rp2,2 triliun dari 2024 ke 2025.
Tak hanya berdampak pada perbankan, peningkatan jumlah penabung ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini
-
MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak
-
Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah
-
Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI
-
Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei
-
Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025
-
Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik
-
Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?
-
Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO
-
Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran