- DPRD Kayong Utara dan PT Dharma Inti Bersama berkolaborasi mempercepat pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang untuk pengolahan bauksit.
- DPRD menuntut transparansi progres proyek agar masyarakat dapat mengawasi investasi strategis tersebut demi menjamin kepercayaan publik daerah.
- Pembangunan KIPP memberikan dampak ekonomi positif melalui penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Suara.com - Kolaborasi antara DPRD Kabupaten Kayong Utara dan PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group di Kabupaten Kayong Utara, semakin menguat seiring percepatan pembangunan kawasan industri strategis nasional.
Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan proyek industri berjalan transparan, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Fokus utama kerja sama tersebut adalah pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group.
Kawasan ini dirancang sebagai pusat pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina dan aluminium yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Komitmen sinergi tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja LKPJ DPRD Kayong Utara yang turut dihadiri jajaran legislatif dan manajemen perusahaan, belum lama ini.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat transparansi serta memastikan investasi memberikan manfaat ekonomi yang optimal.
Wakil Ketua Tim Pansus DPRD Kayong Utara, H. Alias, menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik.
“Kami meminta agar progres proyek disampaikan secara rutin sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan transparan,” ujarnya.
Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan masyarakat dapat ikut mengawasi proyek strategis nasional tersebut.
Baca Juga: Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
Dampak Ekonomi Mulai Terlihat di Lapangan
Sejumlah anggota DPRD juga menilai bahwa meskipun proyek KIPP belum memasuki tahap produksi, dampaknya sudah mulai terasa di masyarakat.
Anggota DPRD, Abdul Rani, menyebut kontribusi perusahaan sudah hadir dalam bentuk nyata.
“Belum produksi, tetapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat kepulauan,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Haripin, menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan KIPP sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah.
“Kami mendukung proses pembangunan dari awal hingga produksi. Harapannya berjalan lancar dan pada 2027 dapat memberikan kontribusi signifikan bagi daerah,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi
-
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
-
Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian