- DPRD Kayong Utara dan PT Dharma Inti Bersama berkolaborasi mempercepat pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang untuk pengolahan bauksit.
- DPRD menuntut transparansi progres proyek agar masyarakat dapat mengawasi investasi strategis tersebut demi menjamin kepercayaan publik daerah.
- Pembangunan KIPP memberikan dampak ekonomi positif melalui penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Progres Pembangunan dan Efek Berganda Ekonomi
Perwakilan manajemen PT DIB menjelaskan bahwa pembangunan KIPP saat ini terus berjalan, termasuk infrastruktur utama seperti pembangkit listrik, pelabuhan, dan fasilitas pendukung lainnya. Operasional penuh kawasan ditargetkan dimulai pada 2028.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran KIPP juga mulai menciptakan efek berganda (multiplier effect) di berbagai sektor ekonomi.
Aktivitas proyek meningkatkan perputaran uang di masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta mendorong permintaan bahan baku dari desa-desa sekitar.
Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mulai dari bantuan kebutuhan pokok, dukungan energi, hingga pembangunan infrastruktur dasar di wilayah sekitar kawasan industri.
Kontribusi fiskal juga mulai terlihat melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir, dengan potensi pertumbuhan lebih besar saat kawasan mulai beroperasi penuh.
Sinergi Tiga Pilar Pembangunan
Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, Abdul Zamad, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KIPP sangat bergantung pada kolaborasi tiga pilar Utama, yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
Percepatan pembangunan KIPP yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group, menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat menjadi katalis kuat bagi transformasi ekonomi daerah dari wilayah kepulauan menjadi pusat industri yang tumbuh berkelanjutan dan inklusif.
Berita Terkait
-
Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi
-
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
-
Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru