Bisnis / Makro
Rabu, 22 April 2026 | 11:52 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7-8 persen demi mencapai visi Indonesia Emas 2045.
  • Kementerian Keuangan akan menerapkan disiplin fiskal ketat guna mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan stabil.
  • Pemerintah menargetkan peran sektor swasta menyumbang 90 persen kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya secara signifikan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan target pertumbuhan ekonomi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Demi mencapai itu, Menkeu Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia harus berada di angka 7-8 persen secara konsisten.

"Target kita jelas, Indonesia Emas 2045. Untuk ke sana kita butuh pertumbuhan ekonomi 7-8 persen secara konsisten," kata Purbaya di Simposium PT SMI yang digelar di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 8 persen tidak akan tercapai apabila kondisi fiskal berantakan. Makanya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menerapkan kebijakan fiskal lebih disiplin.

Bendahara Negara berkaca dari triwulan keempat 2025, yang mana pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen. Sedangkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berada di angka 2,81 persen.

Ia juga menargetkan untuk menghidupkan sektor swasta, di mana mereka menyumbang 90 persen pertumbuhan ekonomi. Sedangkan 10 persen sisanya berasal dari konfribusi Pemerintah.

"Jadi kebijakan Pemerintah akan kita arahkan juga untuk menghidupkan atau membuat private sector tumbuh dan bisa memberi kontribusi yang lebih signifikan ke pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Load More