- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7-8 persen demi mencapai visi Indonesia Emas 2045.
- Kementerian Keuangan akan menerapkan disiplin fiskal ketat guna mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan stabil.
- Pemerintah menargetkan peran sektor swasta menyumbang 90 persen kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya secara signifikan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan target pertumbuhan ekonomi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Demi mencapai itu, Menkeu Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia harus berada di angka 7-8 persen secara konsisten.
"Target kita jelas, Indonesia Emas 2045. Untuk ke sana kita butuh pertumbuhan ekonomi 7-8 persen secara konsisten," kata Purbaya di Simposium PT SMI yang digelar di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 8 persen tidak akan tercapai apabila kondisi fiskal berantakan. Makanya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menerapkan kebijakan fiskal lebih disiplin.
Bendahara Negara berkaca dari triwulan keempat 2025, yang mana pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen. Sedangkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berada di angka 2,81 persen.
Ia juga menargetkan untuk menghidupkan sektor swasta, di mana mereka menyumbang 90 persen pertumbuhan ekonomi. Sedangkan 10 persen sisanya berasal dari konfribusi Pemerintah.
"Jadi kebijakan Pemerintah akan kita arahkan juga untuk menghidupkan atau membuat private sector tumbuh dan bisa memberi kontribusi yang lebih signifikan ke pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus