- Milenial & Gen Z pilih riset properti via media sosial ketimbang cara konvensional.
- Kenaikan bunga KPR buat konsumen lebih selektif dan hati-hati sebelum membeli hunian.
- Akses transportasi dan gaya hidup jadi faktor utama penentu keputusan beli rumah.
Dia menilai pasar properti saat ini lebih banyak digerakkan kebutuhan riil. Pembeli membeli properti untuk dihuni atau digunakan dalam jangka panjang, bukan sekadar spekulasi.
“Sekarang lebih banyak real demand. Bukan lagi spekulator yang hanya masuk sebentar lalu keluar,” ucap Andy.
Sementara itu, Director of Sales & Marketing PIK2, Lucia Aditjakra, mengatakan pengembang perlu lebih adaptif dalam menghadapi perlambatan pasar properti.
Lucia menegaskan perlambatan tidak berarti kebutuhan hunian hilang. Menurut dia, rumah tetap menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Memang ada perlambatan, tetapi tidak berarti orang tidak butuh hunian. Hunian tetap merupakan kebutuhan manusia,” ujar Lucia.
Dia menyebut pengembang perlu menyiapkan skema pembayaran kreatif. Bentuknya bisa berupa kerja sama dengan bank, extended payment, hingga konsep sewa untuk memiliki.
“Kami membuat payment scheme yang kreatif. Bukan sekadar diskon, tetapi bagaimana skemanya bisa membantu konsumen,” kata Lucia.
Lucia mengatakan strategi tersebut diperlukan untuk menjawab tantangan daya beli. Pengembang tidak cukup hanya memberi diskon, tetapi perlu membuat pola pembayaran yang lebih sesuai dengan kondisi konsumen.
Dia juga menekankan pentingnya value engineering agar produk tetap efisien dan berkualitas.
Baca Juga: Suku Bunga dan Daya Beli Jadi Penentu, Bagaimana Peluang Investasi Properti 2026?
“Rumah mungkin makin compact, tetapi harus tetap worth living. Kualitas, lifestyle, dan fleksibilitas tidak boleh dikorbankan,” ujar Lucia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
-
Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo