- Harga berbagai komoditas pangan nasional melonjak tajam di pasar tradisional pada Jumat, 1 Mei 2026 berdasarkan data PIHPS.
- Lonjakan signifikan terjadi pada harga cabai, bawang, beras, daging, gula, serta minyak goreng di seluruh wilayah Indonesia.
- Kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut memberikan tekanan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat karena hampir seluruh komoditas meningkat.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional kompak menanjak pada Jumat (1/5/2026). Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia melalui situs bi.go.id/hargapangan pukul 10.02 WIB menunjukkan lonjakan tajam terjadi pada kelompok cabai, bawang, beras, hingga gula konsumsi.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang menembus Rp84.000 per kilogram secara rata-rata nasional. Harga komoditas ini melonjak 31,15 persen atau naik Rp19.900 dibanding kemarin, menjadikannya salah satu bahan pangan dengan tekanan harga tertinggi hari ini.
Tak hanya itu, cabai merah besar juga ikut meroket ke level Rp77.500 per kilogram setelah naik 58,97 persen atau bertambah Rp28.750. Sementara cabai merah keriting tercatat berada di harga Rp59.900 per kilogram, naik 28,13 persen atau Rp13.150.
Di tengah lonjakan cabai merah, hanya cabai rawit hijau yang mencatat penurunan. Harganya turun 5,61 persen atau Rp2.750 menjadi Rp46.250 per kilogram.
Kelompok bawang turut mengalami tekanan berat. Bawang merah ukuran sedang naik 51,84 persen atau Rp23.900 menjadi Rp70.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih ukuran sedang berada di level Rp56.400 per kilogram setelah melonjak 42,07 persen atau Rp16.700.
Harga beras nasional juga bergerak naik serentak di seluruh kualitas. Beras kualitas bawah I kini mencapai Rp17.700 per kilogram atau naik 21,23 persen, beras kualitas bawah II Rp17.700 per kilogram naik 21,65 persen, beras kualitas medium I Rp19.100 per kilogram naik 18,63 persen, dan beras medium II Rp18.800 per kilogram naik 17,87 persen.
Sementara itu, beras kualitas super I tercatat naik 20,75 persen menjadi Rp20.950 per kilogram, sedangkan super II naik 20,12 persen ke level Rp20.300 per kilogram. Kenaikan beras ini menandakan tekanan kebutuhan pokok utama masyarakat masih tinggi di berbagai daerah.
Untuk protein hewani, daging ayam ras segar naik 33,04 persen menjadi Rp52.150 per kilogram. Telur ayam ras segar juga melonjak 30,25 persen menjadi Rp41.600 per kilogram.
Harga daging sapi ikut terkerek. Daging sapi kualitas I naik 8,94 persen menjadi Rp161.400 per kilogram, sedangkan kualitas II naik 10,1 persen menjadi Rp154.250 per kilogram.
Baca Juga: Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur
Dari kelompok kebutuhan rumah tangga, gula pasir kualitas premium naik 31,36 persen menjadi Rp26.600 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik 13,77 persen ke harga Rp21.900 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng curah tercatat Rp21.750 per kilogram atau naik 6,1 persen, minyak goreng kemasan bermerek I naik 19,83 persen menjadi Rp28.400 per kilogram, dan kemasan bermerek II naik 13,85 persen ke level Rp25.900 per kilogram.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi
-
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026