- BUMDes Tamanmartani, Sleman mengelola layanan angkutan sampah bagi 1.400 pelanggan sejak tahun 2020 hingga mencakup wilayah sekitar.
- Penerapan sistem pembayaran QRIS BRI dan agen BRILink mempermudah transaksi rutin bagi seluruh pelanggan unit usaha tersebut.
- Pengelolaan sampah yang efisien berhasil menjadi penyumbang pendapatan asli desa dengan perkiraan mencapai Rp90 juta per bulan.
Suara.com - Kolaborasi yang tepat dapat membuat unit usaha menjadi lebih ringkas, seperti yang terjadi di desa yang menjadi Desa BRILian 2023, yakni Desa Tamanmartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di desa ini, salah satu unit usaha yang dikelola BUMDes adalah pengelolaan sampah. Sejak dikelola serius pada 2020, sudah ada 1.400 lebih pelanggan yang menggunakan jasanya.
BUMDes Tamanmartani menyediakan dua truk untuk mengangkut sampah para warga. Awalnya hanya warga desa yang terdiri dari 10 dusun, tetapi kemudian merambah ke berbagai daerah sekitar, seperti Berbah, Kalasan, hingga Ngemplak.
"Jasa pengelolaan sampah kami itu, jasa angkut sampah untuk warga desa sampai keluar Desa Tamanmartani. Ada sampai Berbah, Kalasan, hingga Ngemplak," kata Manager Pengelolaan Sampah BUMDes Tamanmartani, Yani Purwanto, kepada Suara.com.
"Tapi yang di luar Desa Tamanmartani kami pilih, hanya yang besar-besar, instansi-instansi, seperti Pusmesmas Ngemplak, Puskesman Kalasan, PLN Ngemplak, Prambanan Polsek.
Sampah yang diangkut kemudian dibawa ke tempat pengelolaan sampah (TPS), dipilah supaya menjadi tiga tahapan supaya TPS tetap bersih, yakni memilah kelompok botol, sisa makanan, dan kain bekas.
Botol-botol atau barang yang bisa dijual akan dikumpulkan, sisa makanan diserahkan ke TPST Terpadu Sleman untuk diolah, dan kain-kain bekas hingga tulang belulang dibakar.
"Untuk pengolahaannya, karena alat terbatas, yang laku jual kami pilihi. Yang basah, kami oper ke TPST punya Kab Sleman. Kebetulan lokasinya di Tamanmartani," ujarnya.
Pembayaran yang Praktis dengan QRIS BRI
Baca Juga: Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
Desa Tamanmartani pernah menjadi Desa BRILian, program pembedayaan desa oleh BRI pada 2023. Bahkan, desa ini pernah masuk 15 besar nasional.
Sejak saat itu, terjadi digitalisasi pembayaran, termasuk di unit pengelolaan sampah. Setiap rumah atau instansi pelanggan, diberi kode QRIS dari BRI di depan rumah.
Sehingga bisa memudahkan pembayaran bulanan para pelanggan.
"Pelanggan itu dikasih kode QR depan rumah, itu banknya dari BRI. Jadi, memudahkan untuk pembayaran," ungkap Yani.
Selain itu, juga disediakan agen BRILink yang menjadi satu dengan kantor BUMDes Tamanmartani. Di sana melayani pembayaran sampah, unit bisnis lainnya seperti wifi, dan transaksi-transaksi lainnya.
"Ada BRILink lumayan ramai, ada beberapa nasabah. Tarik tunai juga ada. Bisnisnya jalan. Dengan adanya kios di sana kan orang tahu. Di kantor BUMDes jadi satu," tuturnya menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata