- Sindikat judi daring internasional mulai memindahkan pusat operasional mereka dari kawasan Indochina ke wilayah Indonesia sejak Mei 2026.
- Pengetatan regulasi di negara tetangga menyebabkan para pelaku kejahatan mencari lokasi baru dengan menyewa gedung perkantoran di Indonesia.
- Polri telah mengungkap pergeseran tersebut melalui penangkapan ratusan warga negara asing di Jakarta serta berbagai kota besar lainnya.
Ia menambahkan bahwa Polri telah melakukan langkah proaktif di berbagai titik strategis. “Setelah ditertibkan mulai terjadi pergeseran ke Indonesia dan itu tentunya sudah kami antisipasi dan kami prediksi. Sebagai yang kita ketahui sudah dilakukan berbagai upaya penangkapan dan pengungkapan mulai dari Surabaya, Denpasar, Surakarta, Yogyakarta, Batam, Sukabumi dan Bogor,” jelas Untung.
Salah satu bukti nyata dari eksodus ini adalah penangkapan 321 warga negara asing (WNA) di sebuah kantor di kawasan Hayam Wuruk. Gedung tersebut digunakan untuk mengelola sekitar 75 situs judi online.
Banyaknya jumlah personel asing yang dikerahkan menunjukkan betapa seriusnya sindikat ini membangun basis baru di Jakarta.
Mengenai lokasi penggerebekan tersebut, Untung berkomentar: “Dan hari ini 321 WNA ada di Jakarta, ada di Hayam Wuruk. Jika rekan-rekan melihat, situasi tempat ini, situasi gedung ini memang dari luar sangat tidak diduga bahwa di dalamnya terdapat aktivitas tindak pidana dalam hal ini adalah gambling online.”
Negara-negara yang sebelumnya menjadi pusat server di Asia Tenggara kini dipetakan sebagai sumber risiko. Individu yang masuk dari wilayah tersebut akan dipantau lebih ketat jika memiliki indikasi keterlibatan dalam sindikat transnasional.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bapak Dirjen Imigrasi bagaimana untuk negara-negara yang kita indikasikan sebagai subject of interest atau SOI, dapat kita antisipasi. Terutama negara yang sudah disebutkan Pak Dirtipiddum tadi, di mana warga dari negara tersebut diindikasikan memiliki jejak digital untuk melakukan kejahatan transnational crime secara digital,” pungkas Untung.
Hingga saat ini, proses hukum terhadap ratusan tersangka masih berjalan intensif. Barang bukti yang disita, mulai dari perangkat komputer canggih, ribuan ponsel, hingga mata uang asing, menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tengah menghadapi serangan senyap dari industri perjudian global yang mencoba mencari tempat bernaung baru.
Berita Terkait
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus, Brimob Bersenjata Kepung Hayam Wuruk Semalam
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959
-
Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram
-
Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
-
PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2
-
Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur
-
Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok
-
Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI
-
Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya