- Pasar kripto global mengalami tekanan pada 13 Mei 2026 akibat data inflasi Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar.
- Lonjakan inflasi hingga 3,8 persen dipicu oleh gangguan pasokan energi global akibat perang yang terjadi antara AS dan Iran.
- Kondisi tersebut menyebabkan penurunan nilai aset kripto mayoritas, kecuali Binance Coin yang mencatatkan kenaikan harga secara moderat.
Data historis menunjukkan bahwa saat Nasdaq mengalami reli kuat (naik lebih dari 10%), "beta" atau sensitivitas Bitcoin terhadap saham justru sering menurun. Artinya, BTC tidak selalu menggandakan keuntungan Nasdaq. Namun, dinamika ini berbalik saat pasar sedang jatuh; saat Nasdaq ambruk, Bitcoin cenderung mengalami deleveraging yang lebih keras karena sentimen risk-off yang kuat.
"Rezim saat ini menunjukkan bahwa meskipun korelasi tinggi, Bitcoin tidak berperilaku sebagai proxy leverage Nasdaq saat ekspansi pasar terjadi," tulis laporan K33.
Di tengah gejolak harga, ada secercah harapan dari sisi permintaan institusional melalui program saham preferen dari Strategy (STRC). Perusahaan ini diketahui rutin menerbitkan saham tambahan untuk ditukarkan menjadi kepemilikan Bitcoin setiap bulannya, terutama menjelang tanggal ex-dividen pada pertengahan bulan.
Volume akuisisi Bitcoin melalui skema STRC ini meningkat pesat dari 4.467 BTC pada awal tahun menjadi hampir 47.000 BTC pada April lalu.
Dengan datangnya jadwal pembagian dividen minggu ini, pasar memprediksi akan ada aksi beli Bitcoin dalam jumlah besar yang bisa menjadi penahan tekanan jual di pasar.
Berita Terkait
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini